Ketua MKD: Bukti Rekaman Laporan Menteri ESDM Editan

Senin, 23 November 2015 - 18:22 WIB
Ketua MKD: Bukti Rekaman...
Ketua MKD: Bukti Rekaman Laporan Menteri ESDM Editan
A A A
JAKARTA - Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR Surahman Hidayat mengungkapkan, terdapat rekaman yang diedit pada alat bukti yang diserahkan oleh Menteri ESDM Sudirman Said terkait pencatutan nama presiden dan wakil presiden dalam perpanjangan kontrak PT Freeport Indonesia.

Hal itu dikatakan Surahman usai menggelar rapat internal bersama pemimpin dan anggota MKD. Dia mengatakan, Wakil Ketua MKD Sufmi Dasco Ahmad menilai terdapat rekaman yang diedit. Pasalnya, durasi rekaman yang diberikan Sudirman ke MKD hanya 11 menit 38 detik dari 120 menit rekaman yang sesungguhnya.

"Suara rekamannya pendek sekali, jadi enggak bisa ini suaranya pendek jadi perlu teknologi upgrade. Menurut Pak Dasco ada bagian-bagian yang dieditkan. Persisnya tanya Pak Dasco karena dia yang mengerti," ujar Surahman dalam konferensi pers di Ruang Rapat MKD, Senin (23/11/2015).

"100 menitnya kemana, ini kan harus diselidiki, apa abal-abal apa gimana," sambung politikus Partai Keadilan sejahtera (PKS) ini.

Kendati demikian, Surahman enggan berspekulasi ketika ditanya apakah ada hal yang mencurigakan dari hasil verifikasi yang telah dilakukan MKD. "Ya temen-temen bisa memposisikan lah," ucap Surahman.

Sementara itu, Wakil Ketua MKD Sufmi Dasco Ahmad mengatakan, MKD tidak akan bisa mengambil kesimpulan dengan alat bukti dengan banyaknya alat bukti yang tidak memadai.

"Enggak bisa. Yang 11 menit 38 detik itu bukan hasil rekaman dari hasil transkrip yang dilaporkan ke kita," ucap Dasco.

Menurut politikus Partai Gerindra itu, tidak dibenarkan apabila rekaman yang diberikan oleh Sudirman Said sebagai bukti berbeda dengan transkrip yang telah diberikan sebelumnya.

"Jadi transkip yang dilaporkan, bukan rekaman itu gitu loh. Beda, makanya kita lagi klarifikasi nih. Sekarang kalau dia ambil bagian potongan-potongannya saja enggak boleh," tegas Dasco.

Dia menambahkan, pihaknya belum dapat mengambil keputusan apakah akan memanggil Menteri ESDM terkait permasalahan tersebut. "Nanti kita lihat dah," tandas Dasco.

PILIHAN:

Alat Bukti Kurang, MKD Belum Ambil Sikap Laporan Menteri ESDM

Polri Masih Selidiki Dugaan Ancaman Teroris Santoso
(kri)
Berita Terkait
Pertamina Berbenah Dinilai...
Pertamina Berbenah Dinilai Bikin Mafia Migas Gerah
Pertamina Tak Perlu...
Pertamina Tak Perlu Gentar Hadapi Gugatan Mozambik
Babak Baru Mafia Migas:...
Babak Baru Mafia Migas: Mendorong Tersangka Riza Chalid Dipulangkan ke Indonesia
IPO Pertamina Berpotensi...
IPO Pertamina Berpotensi Cegah Mafia Migas
Berantas Mafia Migas,...
Berantas Mafia Migas, Pertamina Butuh Dukungan Semua Pihak
KNPI: Selamatkan Pertamina...
KNPI: Selamatkan Pertamina dari Cengkeraman Mafia Migas!
Berita Terkini
Pengacara Jokowi: Ada...
Pengacara Jokowi: Ada Dugaan Manipulasi Bukti Elektronik dalam Kasus Ijazah Jokowi
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
GenIUS Expo 2026 Dorong...
GenIUS Expo 2026 Dorong Siswa Kembangkan Potensi Diri melalui Karya dan Inovasi
Kapolri: ASN Sipil Duduki...
Kapolri: ASN Sipil Duduki Jabatan di Polri Akan Diatur lewat PP atau Perpres
Kapolri Diminta Segera...
Kapolri Diminta Segera Lantik Kapolda Jabar, Kalbar, dan Sumbar
Tuduhan ke AHY terkait...
Tuduhan ke AHY terkait SPPG Dinilai Tak Proporsional, Pengamat: Publik Harus Rasional
Infografis
Profil Anggito Abimanyu,...
Profil Anggito Abimanyu, Ketua LPS yang Didukung Menkeu Purbaya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved