Pasca Ledakan di Prancis, Pemerintah Perlu Tingkatkan Kewaspadaan

Rabu, 18 November 2015 - 17:06 WIB
Pasca Ledakan di Prancis,...
Pasca Ledakan di Prancis, Pemerintah Perlu Tingkatkan Kewaspadaan
A A A
JAKARTA - Pemerintah melalui Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dan lembaga terkait serta unsur masyarakat, harus proaktif memberantas keberadaan paham kekerasan. Salah satu caranya dengan memperbesar keberadaan kalangan moderat seperti Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah melalui berbagai forum, baik resmi maupun tidak resmi.

Sikap proaktif ini perlu dilakukan setelah terjadinya peristiwa pengeboman di Paris, Prancis yang menewaskan ratusan orang. Peristiwa tersebut harus menjadi introspeksi Indonesia dalam pencegahan dan penanggulangan aksi teroris.

"Orang dalam puncak kemarahan dengan diperkuat keyakinan mati sahid bisa melakukan hal-hal seperti itu. Itu harus menjadi kewaspadaan kita semua," ujar guru besar Sosiologi Agama Universitas Islam Negeri (UIN) Syarief Hidayatullah, Bambang Pranowo, Jakarta, Rabu (18/11/2015).

Dia juga menyarankan program deradikalisasi yang digalakkan BNPT, baik di dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) maupun di luar Lapas juga harus diintensifkan, terutama tentang pemahaman agama Islam yang benar.

Lanjutnya, selama ini para pelaku terorisme itu selalu mengagung-agungkan jihad, dan selalu mengafir orang yang tidak sepaham dengan mereka. Faktor ini, kata dia menimbulkan aksi kekerasan.

"Justru tindakan-tindakan bodoh seperti bom bunuh diri tidak sesuai dengan Islam dan itu jelas sangat merugikan Islam," imbuhnya.

Pihak BNPT mengakui perlunya peningkatan kewaspadaan setelah terjadinya peristiwa bom di Paris, Prancis. Alasannya, simpatisan ISIS ada di mana-mana, bukan di kawasan Timur Tengah saja.

"Gerakan terorisme ini mudah masuk, dengan isu-isu mendirikan khilafah atau negara Islam. Lalu memberi doktrin, semuanya halal dilakukan demi mewujudkan khilafah. Bahkan dengan cara yang bejat dengan alasan konstitusi tidak akan pernah mendukung," ucap juru bicara BNPT Irfan Idris.

Baca: Antisipasi Teror Paris, Polri Tingkatkan Keamanan Dalam Negeri.
(kur)
Berita Terkait
Panglima Tertinggi Negara...
Panglima Tertinggi Negara Islam di Irak Jassim Al-Mazrouei Tewas Terbunuh
Terungkap, Pengantin...
Terungkap, Pengantin ISIS Shamima Begum Diselundupkan ke Suriah oleh Mata-mata Kanada
Rusia Pulangkan 145...
Rusia Pulangkan 145 Anak Militan ISIS dari Suriah dan Irak
Profil Abu al-Hassan...
Profil Abu al-Hassan al-Hashemi al-Quraishi, Pemimpin ISIS yang Meledakkan Dirinya Saat Dikepung
Profil Jassim Al Mazrouei...
Profil Jassim Al Mazrouei Jenderal Tertinggi ISIS yang Berhasil Dibunuh Tentara Irak
Mengapa ISIS Tidak Berani...
Mengapa ISIS Tidak Berani Menyerang Israel? Ini Penyebabnya
Berita Terkini
Alasan Natalius Pigai...
Alasan Natalius Pigai Usul Jabatan Utama Polri Bisa Diisi Sipil
Silmy Karim Cs Ditahan...
Silmy Karim Cs Ditahan KPK, DPR Bakal Minta Penjelasan Kemenimipas
Minta Masukan RUU Pemilu,...
Minta Masukan RUU Pemilu, DPR Bakal Kunjungi Parpol Parlemen dan Nonparlemen
Prabowo Kenang Hari...
Prabowo Kenang Hari Lahir Soekarno Lewat Potret Sang Proklamator
Kasus Dadan Cs, Saut...
Kasus Dadan Cs, Saut Situmorang: Semua hingga Eselon Terkecil Harus Bertanggung Jawab
Pigai Usul Jabatan Utama...
Pigai Usul Jabatan Utama Polri Bisa Diisi Sipil, Sahroni: Urusin HAM Saja
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved