DPR Yakin Lobi Diplomat RI Mumpuni, Cuma Masalahnya Minim Dana

Kamis, 12 November 2015 - 19:42 WIB
DPR Yakin Lobi Diplomat...
DPR Yakin Lobi Diplomat RI Mumpuni, Cuma Masalahnya Minim Dana
A A A
JAKARTA - Ketua Komisi I DPR Mahfudz Siddiq yakin pihak Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) tidak menggunakan jasa konsultan lobi terkait kunjungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Amerika Serikat (AS) untuk bertemu dengan Presiden AS, Barack Obama.Kendati demikian, dirinya juga tidak menutup kemungkinan pihak lain di luar Kemenlu yang menggunakan jasa konsultan tersebut."Saya yakin bahwa Kemenlu tidak menggunakan jasa konsultan lobi untuk mengatur pertemuan Jokowi dengan Obama dalam kunjungannya ke AS beberapa waktu lalu. Tapi kalau ada pihak lain menggunakan track atau jalur lain itu mungkin saja," ujar Mahfudz di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (12/11/2015).Mahfudz sendiri tidak mengetahui siapa pihak yang menggunakan jalur lain dan mengunakan jasa konsultan lobi termasuk siapa pihak yang membiayai lobi itu."Wallahualam bisawab kalau ditanya siapa dan berapa sebenarnya biaya konsultan tersebut," tuturnya.Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu mengakui saat ini kemampuan lobi diplomat Indonesia sudah sangat memadai, kendalanya selama ini adalah tidak adanya anggaran yang bisa digunakan bagi para diplomat untuk melakukan tugas lobi-lobi tersebut.Sehebat apapun diplomat Indonesia kata dia, tanpa adanya dukungan anggaran dana yang memadai untuk melakukan lobi, maka akan sulit."Anggaran Kemenlu sendiri untuk para diplomat sangat kecil dan penggunaannya sangat ketat. Jadi sulit untuk melakukan lobi," tegasnya.Dia pun menceritakan ada seorang diplomat di Konsulat Jenderal (Konjen) Indonesia di AS yang dilihatnya sangat hebat ketika berkunjung ke sana."Saat itu saya melihat dia dikenal oleh seluruh petugas di bandara di sana. Kami pun tanpa ada masalah masuk dan keluar AS," ucapnya."Ketika saya tanyakan bagaimana dia bisa dikenal banyak orang di bandara, dia menjawab bahwa dirinya kalau hari Natal atau hari tertentu kerap mengirimkan wine atau anggur ke mereka," jelas Mahfudz.Kiriman hadiah wine itu tegas Mahfudz menggunakan uang pribadi. "Jadi bagaimana kita mau melobi, kalau sekadar mengirim wine saja harus prosedur dan dananya tidak ada dan harus dilaporkan segala macam. Bandingkan dengan Cina di Indonesia yang kalau dalam hal melobi luar biasa mereka melakukannya," tandasnya.Pilihan:DPR Protes Sidang Pengadilan Kasus 1965 Digelar di BelandaTanya Jawab OC Kaligis dan Jaksa Bikin Pengunjung Sidang Tertawa
(maf)
Berita Terkait
Kasus Ijazah Jokowi,...
Kasus Ijazah Jokowi, Roy Suryo: Banyak Broker yang Tawarkan Restorative Justice Demi Uang
Michelle Akhiri Rumor...
Michelle Akhiri Rumor Perceraian dengan Barak Obama, Pastikan Hubungan Tetap Harmonis
Barack Obama dan Michelle...
Barack Obama dan Michelle Kepergok Kencan di Restoran, Redam Rumor Cerai
Michelle Akui Bersyukur...
Michelle Akui Bersyukur Tak Punya Anak Laki-laki dari Barack Obama
Barack Obama dan Michelle...
Barack Obama dan Michelle Gagal Capai Kesepakatan Cerai, Kekayaan Rp1,12 Triliun Jadi Rebutan
5 Tanda Rumah Tangga...
5 Tanda Rumah Tangga Barack Obama dan Michelle Mulai Retak, Isu Perselingkuhan Muncul
Berita Terkini
Antisipasi Badai PHK...
Antisipasi Badai PHK Massal, Legislator PDIP Desak Pembinaan Keterampilan bagi Buruh Terdampak
Dugaan Korupsi Batu...
Dugaan Korupsi Batu Bara hingga Asabri, Polisi Geledah 8 Lokasi Termasuk Rumah Pejabat Negara
Eks Hakim Agung Ad Hoc...
Eks Hakim Agung Ad Hoc Sebut Dugaan Ijazah Palsu Jokowi Kejahatan Luar Biasa: Berbuntut Persoalan Negara
Polisi Temukan Uang...
Polisi Temukan Uang Fantastis Dolar AS dan Singapura dalam Brankas Saat Geledah Kafe di Cipete
Rumah Jampidsus Febrie...
Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Puluhan Anggota TNI, Ada Apa?
Membaca Penguatan Kelompok...
Membaca Penguatan Kelompok Rentan dalam Revisi UU HAM
Infografis
Profil Rahayu Saraswati,...
Profil Rahayu Saraswati, Keponakan Prabowo yang Mundur dari DPR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved