Alasan Adanya Pengadilan Peristiwa 1965 di Belanda

Selasa, 10 November 2015 - 18:53 WIB
Alasan Adanya Pengadilan...
Alasan Adanya Pengadilan Peristiwa 1965 di Belanda
A A A
JAKARTA - Belum adanya keseriusan dari pemerintah dalam menyelesaikan dugaan kasus pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) berat masa lalu tahun 1965, menjadi salah satu alasan digagasnya International People's Tribunal atau pengadilan rakyat di Den Haag, Belanda.

Kepala Divisi Advokasi Hak Sipil dan Politik Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras‎), Putri Kanesia menyampaikan, hingga sekarang ‎belum ada proses hukum yang diberikan kepada para pelaku peristiwa 1965. Bahkan, kata dia, hingga sekarang, belum ada upaya rekonsiliasi yang dilakukan pemerintah atas peristiwa 1965.

Dia mengungkapkan, dalam peristiwa 1965, banyak warga sipil dibunuh dengan tuduhan terkait kelompok pemberontak Partai Komunis Indonesia (PKI).

"Serta tidak ada pemberian rehabilitasi terhadap korban yang tidak ada kaitannya dengan PKI," ujar Putri di Kontras, Jalan Kramat II, Senen, Jakarta Pusat, Selasa (10/11/2015).

Sidang yang digelar International People's Tribunal atas peristiwa 1965 di Den Haag, Belanda, berlangsung mulai hari ini hingga 13 November 2015.

Baca: Pengadilan Peristiwa 1965, Menhan Singgung Pembunuhan Belanda di Indonesia.
(kur)
Berita Terkait
Skandal Lixun Diansheng:...
Skandal Lixun Diansheng: Perusahaan China Dikecam karena Memotret Karyawan di Toilet
China Awasi Ketat Penggunaan...
China Awasi Ketat Penggunaan Paspor, Warga Sulit Bepergian ke Luar Negeri
Kebocoran 100.000 Dokumen...
Kebocoran 100.000 Dokumen Ungkap Ekspor Sistem Sensor Internet China
China Dakwa Jurnalis...
China Dakwa Jurnalis Du Bin dengan Tuduhan Provokasi
Jurnalisme Bebas di...
Jurnalisme Bebas di China Memprihatinkan, Banyak Aktivis Ditangkap
Dialog HAM ke-40 UE-China...
Dialog HAM ke-40 UE-China Tegang, Isu Minoritas dan Kebebasan Jadi Sorotan
Berita Terkini
BEM PTNU: Komitmen Prabowo...
BEM PTNU: Komitmen Prabowo dalam Kasus Jampidsus Cerminkan Semangat Asta Cita
Menyorot Kebijakan Bahan...
Menyorot Kebijakan Bahan Bakar B50
Komjak Bakal Awasi Penanganan...
Komjak Bakal Awasi Penanganan Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Prabowo: Pemimpin yang...
Prabowo: Pemimpin yang Anjurkan Bakar-bakar Itu Pemimpin Pengkhianat
PAN dan PDIP Desak Febrie...
PAN dan PDIP Desak Febrie Adriansyah Dihukum Mati, Gerindra Dorong Pengembalian Kerugian Keuangan Negara Secara Maksimal
Prabowo Sebut BUMN Sumber...
Prabowo Sebut BUMN Sumber Korupsi: Kembalikan Kekayaan Rakyat
Infografis
Zion Suzuki, Tembok...
Zion Suzuki, Tembok Samurai Biru yang Bikin Belanda Frustrasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved