Kapolri: Apa Urgensi Peradi Minta SE Hate Speech Dicabut?

Rabu, 04 November 2015 - 18:15 WIB
Kapolri: Apa Urgensi...
Kapolri: Apa Urgensi Peradi Minta SE Hate Speech Dicabut?
A A A
JAKARTA - Kapolri Jenderal Badrodin Haiti mempertanyakan permintaan Persatuan Advokat Indonesia (Peradi) mengenai pencabutan Surat Edaran Hate Speech. Sebab, Surat Edaran (SE) itu hanya untuk internal Polri, bukan untuk Peradi maupun masyarakat.

"Itu untuk internal kita. Apa kaitannya dengan Peradi?" tanya Badrodin di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (4/11/2015).

Badrodin berharap Peradi mengerti bahwa surat edaran tersebut bukan regulasi. "Surat edaran itu berisi tata cara penanganan, dan gunanya kepada anggota kita, bukan untuk Peradi, bukan untuk masyarakat. Jangan salah. Apa urgensinya Peradi minta dicabut?" tutur Badrodin.

Kapolri: Apa Urgensi Peradi Minta SE Hate Speech Dicabut?


Oleh karena itu, tegas Badrodin, surat edaran tersebut tidak ada kaitannya dengan Peradi. (Baca: Peradi Desak Polri Cabut Surat Edaran Hate Speech)

"Jadi kalau saya ngumpulkan anggota, misalnya arahan begini lho, kalau menangani ini cara-caranya begini, itu kita tuangkan di dalam surat edaran kita. Kenapa harus dicabut?" ucapnya.

Lebih lanjut, dia menjelaskan, keberadaan Surat Edaran Hate Speech itu tidak mengubah kaidah-kaidah hukum di undang-undang yang sudah ada.

"Undang-undang ini enggak berubah, kaidah-kaidah hukumnya kan engak berubah, apanya dicabut? Coba pikir," tukasnya.

PILIHAN:

Aturan Hate Speech Ibarat Pasal Penghinaan Era Orba

Surat Edaran Kebencian Dinilai Kebiri Kebebasan Berpendapat
(hyk)
Berita Terkait
Soroti Pernyataan Amien...
Soroti Pernyataan Amien Rais, Pengamat Ingatkan Bahaya Politik Fitnah
Polemik Penceramah Radikal,...
Polemik Penceramah Radikal, DPR: Penyebaran Radikalisme dan Ekstremisme Meningkat
Bikin Malu, Setop Polemik...
Bikin Malu, Setop Polemik Bansos Antara Pemprov DKI dan Pusat
Tuai Polemik Soal Merek...
Tuai Polemik Soal Merek Dagang, Pakar Jelaskan Makna Mie Gacoan
Eri Syofiar Minta Maaf...
Eri Syofiar Minta Maaf Gunakan Akun Palsu untuk Fitnah Mulyadi
Skandal Impor Beras,...
Skandal Impor Beras, Politikus PDIP Ajak Perangi Bandit Pangan yang Ambil Duit Negara
Berita Terkini
PAN Tak Beri Bantuan...
PAN Tak Beri Bantuan Hukum ke Bupati Langkat yang Kena OTT KPK, Viva Yoga: Tanggung Jawab Pribadi
MUI Susun Naskah Akademik...
MUI Susun Naskah Akademik RUU Pidana LGBT, Gus Ipul: Patut Ditindaklanjuti
Uang Ratusan Juta Disita...
Uang Ratusan Juta Disita KPK dari OTT Bupati Langkat Syah Afandin
Syah Afandin Dinonaktifkan...
Syah Afandin Dinonaktifkan dari Ketua DPW PAN Sumut usai Kena OTT KPK
OTT KPK di Sumut, 7...
OTT KPK di Sumut, 7 Orang Ditangkap Termasuk Bupati Langkat
DPR Soroti Penggunaan...
DPR Soroti Penggunaan Helikopter KPU, Harap Bisa Dapat Sanksi Tegas
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved