Silatnas Golkar Bisa Kurangi Kegaduhan Politik
Selasa, 03 November 2015 - 23:10 WIB
Silatnas Golkar Bisa Kurangi Kegaduhan Politik
A
A
A
JAKARTA - Ketua DPR Setya Novanto mengapresiasi digelarnya Silaturahmi Nasional (Silatnas) dua kubu di internal Partai Golkar yakni kubu Aburizal Bakrie (Ical) dan Agung Laksono. Silatnas adalah awal pemersatu seluruh kader Golkar.
Setya yang juga menjadi salah satu petinggi di Golkar kubu Ical berharap Silatnas dapat memberikan jalan kepada partai beringin untuk dapat melaksanakan Pilkada Serentak dengan baik, termasuk menjaga hubungan dengan partai politik lainnya.
"Sehingga yang menjadi wujudan pada partai yang lain bisa bersama-sama. Dengan adanya partai-partai bersama ini maka keadaan politik gaduh tidak terjadi lagi," ujar Setya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (3/11/2015).
Silatnasv juga dilakukan untuk kepentingan rakyat, kata Setya. Pasalnya, jika hubungan dua kubu membaik, Golkar juga akan lebih memberikan masukan maupun kritikan kepada pemerintah secara menyeluruh demi Indonesia yang lebih baik.
"Ini untuk kesejahteraan rakyat pasti Partai Golkar selalu mendukung, tapi koreksi pada pemerintah secara konstruktif harus dilakukan. Sehingga saya harapkan, selaku pimpinan DPR dan kader Golkar, sepanjang isinya unutuk rakyat tentu menjadi perhatian saya," tandasnya.
Setya yang juga menjadi salah satu petinggi di Golkar kubu Ical berharap Silatnas dapat memberikan jalan kepada partai beringin untuk dapat melaksanakan Pilkada Serentak dengan baik, termasuk menjaga hubungan dengan partai politik lainnya.
"Sehingga yang menjadi wujudan pada partai yang lain bisa bersama-sama. Dengan adanya partai-partai bersama ini maka keadaan politik gaduh tidak terjadi lagi," ujar Setya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (3/11/2015).
Silatnasv juga dilakukan untuk kepentingan rakyat, kata Setya. Pasalnya, jika hubungan dua kubu membaik, Golkar juga akan lebih memberikan masukan maupun kritikan kepada pemerintah secara menyeluruh demi Indonesia yang lebih baik.
"Ini untuk kesejahteraan rakyat pasti Partai Golkar selalu mendukung, tapi koreksi pada pemerintah secara konstruktif harus dilakukan. Sehingga saya harapkan, selaku pimpinan DPR dan kader Golkar, sepanjang isinya unutuk rakyat tentu menjadi perhatian saya," tandasnya.
(hyk)