Indonesia-AS Belum Sepakati Pembelian F-16 Viper, Bagaimana F-35?

Senin, 02 November 2015 - 21:37 WIB
Indonesia-AS Belum Sepakati...
Indonesia-AS Belum Sepakati Pembelian F-16 Viper, Bagaimana F-35?
A A A
JAKARTA - Hasil perjalanan rombongan Presiden Joko Widodo ke Amerika Serikat, tidak menghasilkan kesepakatan militer dengan Pemerintah Amerika Serikat. Terutama mengenai tawaran pembelian jet tempur canggih F-16 Viper (F-16 V).

Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk Indonesia Robert Blake Jr mengungkapkan, tidak ada kesepakatan militer yang terjalin dalam pertemuan antara Menteri Pertahanan (Menhan) AS Ash Carter dan Menhan Ryamizard Ryacudu pekan lalu. Meski begitu pembahasan pembelian F-16 V masih akan berlanjut.

Mengenai kemungkinan penjualan F-35 kepada Indonesia, Blake menyangsikannya. Menurutnya sampai saat ini, Indonesia belum menyatakan akan membeli pesawat tempur F-35. Kedua negara masih membahas mengenai F-16 V yang akan menggantikan F-5.

“Indonesia belum meminta F-35. Pesawat ini standarnya tinggi dan sangat mahal. Saya tidak yakin kalau pesawat ini akan memenuhi kebutuhan Indonesia saat ini. Kalau pun mau, Indonesia lah yang memutuskannya. Saat ini, bahasan utamanya adalah F-16 V,” ujar Blake di Kedutaan Besar AS di Jakarta, Senin (2/11/2015).

Meski belum menyepakati pembelian F-16 V, Carter dan Ryamizard menyepakati kerja sama komprehensif di bidang pertahanan. Ada lima bidang kerja sama yang disepakati, yaitu maritim, penjaga perdamaian, bantuan kemanusiaan/penanggulangan bencana, modernisasi pertahanan serta melawan ancaman transnasional.

Dalam pertemuan tersebut Carter dan Ryamizard juga menyinggung tingkat kesulitan dalam latihan gabungan serta kelanjutan pengadaan alat pertahanan. Carter juga mengemukakan partisipasinya dalam Pertemuan Menteri Pertahanan se-ASEAN (ASEAN Defense Ministers Meeting) yang akan datang.

Awal tahun ini, Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal Agus Supriatna pernah mengatakan, jet tempur F-35 masuk dalam rencana pembelian sistem pertahanan udara di samping F-16 V, Eurofighter Typhoon, Swedish JAS 39 Gripen fighters dan Sukhoi Su-35. Menyambut keinginan tersebut, salah satu direktur Lockheed Martin, Dave Scott, pada Maret lalu mengatakan, Indonesia merupakan pasar potensial untuk menawarkan jet tempur berteknologi stealth tersebut.

Namun disinyalir Indonesia hanya sebatas bermimpi saja. Pasalnya, Jepang yang membeli pesawat ini, merogoh dana hingga Rp1,1 triliun. Indonesia sendiri memiliki anggaran terbatas untuk pembelian sistem pertahanan. (Baca: Menhan Tunda Pembuatan Jet Tempur KF-X)

Indonesia sendiri sebenarnya berencana membangun jet tempur berteknologi semi-stealth bekerja sama dengan Korea Selatan, yakni KF-X. Namun kerja sama ini tertunda. Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu mengatakan, penundaan tersebut dilatari masalah prioritas anggaran.

PILIHAN:

AS Tawarkan Jet Tempur F-16V, Jokowi Temui Barack Obama

Saling Tawarkan Jet Tempur, AS-Rusia Berebut Pengaruh di Indonesia
(kri)
Berita Terkait
Antusiasme Warga di...
Antusiasme Warga di Pameran Alutsista Peringatan HUT ke-79 TNI
Mampukah N219 Amphibious...
Mampukah N219 Amphibious Sukses di Pasaran?
Pangkoarmada II Inspeksi...
Pangkoarmada II Inspeksi Kapal Perang
Mantan Sekjen Kemhan...
Mantan Sekjen Kemhan Kritik Prabowo Beli Alutsista Bekas, Ini Penjelasannya
Perlu Evaluasi Modernisasi...
Perlu Evaluasi Modernisasi Alutsista dan Kesejahteraan Prajurit TNI
Dilengkapi Meriam Kaliber...
Dilengkapi Meriam Kaliber 40 mm, KRI Tuna-876 Perkuat Koarmada I
Berita Terkini
Minta Dasco hingga Prabowo...
Minta Dasco hingga Prabowo Beri Atensi Kasus Ijazah Palsu, Ade Darmawan: Jokowi Telah Didiskriminasi
Jumhur Bertemu Co-Chair...
Jumhur Bertemu Co-Chair IAPB, Dukung Indonesia Kembangkan Biodiversity Credit
Pengacara: Penangkapan...
Pengacara: Penangkapan Roy Suryo-Tifa seperti Penculikan para Jenderal di Film
Kapal Induk Garibaldi...
Kapal Induk Garibaldi dan Masa Depan Strategi Maritim Indonesia
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Kami Sudah Siapkan Bukti-bukti Kuat di Sidang Kasus Ijazah Jokowi
Jokowi Bakal Hadir di...
Jokowi Bakal Hadir di Sidang Roy Suryo-Dokter Tifa, Kuasa Hukum: Kalau 100% Terlalu Dini
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved