Pansus Asap Mulai Bergulir di DPR

Rabu, 28 Oktober 2015 - 06:00 WIB
Pansus Asap Mulai Bergulir...
Pansus Asap Mulai Bergulir di DPR
A A A
JAKARTA - Pembentukan panitia khusus (Pansus) Asap sudah mulai bergulir di DPR lewat penggalangan tanda tangan anggota sebagai bentuk dukungan anggota dewan.

Penggalangan ini sudah dimulai di Komisi IV DPR dan menyebar ke masing-masing fraksi di gedung dewan.

"Sampai tadi per jam 12 siang, sudah 57 orang anggota yang tanda tangan di Komisi IV. Besok rencananya akan dikasih ke pimpinan DPR dan diusahakan masuk rapat paripurna pada Jumat 30 Oktober 2015 mendatang," kata Wakil Ketua Komisi IV DPR Viva Yoga Mauladi.

Viva menjelaskan, 57 orang itu berasal dari sepuluh fraksi yang ada di DPR yakni PDIP, Partai Golkar, Partai Gerindra, Partai Demokrat, PAN, PKS, PPP, PKB, Partai NasDem, dan Partai Hanura.

Dan dirinya meyakini bahwa seluruh anggota berpandangan sama atas Pansus Asap ini. "Sudah bawa map tanda tangan masing-masing fraksi. Ya saya rasa ini soal waktu ketemunya aja, kalau dari anggota Komisi I sampai XI saya rasa peduli," jelas Ketua DPP PAN itu.

Menurutnya, tujuan pembentukan pansus asap yakni untuk membantu pemerintah tentang persoalan kebakaran lahan hutan agar tidak terulang kembali.

Pansus juga akan menyoroti tentang law investment dimana izin-izin yang telah dikeluarkan perlu diverifikasi dan divalidasi kembali.

"Lantas para koorporasi yang punya lahan apa yang sudah dilakukan, tidak hanya pencabutan izin, harus masuk ke persoalan hukum dan ada tanggung jawab hukum," ujar Viva.

Selain itu, lanjutnya, pemerintah jangan sampai terkesan melindungi para pelaku pembakaran lahan gambut dan hutan ini, karena lahan setelah dibakar mempunyai daya jual lebih tinggi.

Dan DPR akan melihat bagaimana respon pemerintah terhadap lahan yang sudah terbakar ini karena, untuk 'clearing' lahan itu lebih mudah pake korek api, lebih murah dan ekonomis.

"Dan kenapa kebakaran ini sampai ke Sulawesi dan Papua, ada apa sih? Apa ada ekspansi perkebunan dari aktor yang belum terjamah? Faktanya, 98% kebakaran karena manusia bukan alam. Dan yang memperparah ini el nino," pungkasnya.
(nag)
Berita Terkait
Cegah Kebakaran Hutan...
Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan, Pemkab Muba Anggarkan Rp10 Miliar
Penyebab Pendakian Belum...
Penyebab Pendakian Belum Dibuka Meski Titik Api Gunung Arjuno-Welirang Sudah Padam
Provinsi Kanada Umumkan...
Provinsi Kanada Umumkan Keadaan Darurat Akibat Kebakaran Hutan, 24.000 Orang Dievakuasi
Kebakaran Hutan di Chile...
Kebakaran Hutan di Chile Tewaskan 40 Orang
Kebakaran California...
Kebakaran California Meluas, Muncul Titik Api Baru di West Hills
Antisipasi Karhutla,...
Antisipasi Karhutla, Polisi Intensifkan Patroli Hutan di Blora
Berita Terkini
MK Tolak Gugatan Dharma...
MK Tolak Gugatan Dharma Pongrekun Atas UU Kesehatan: Kepatuhan Warga adalah Konsekuensi Logis
Refly Harun Desak PN...
Refly Harun Desak PN Jakarta Timur Bolehkan Siaran Langsung Sidang Dokter Tifa
Latsarmil Manajer Kopdes...
Latsarmil Manajer Kopdes Dievaluasi, Istana: Insyaaallah, Tidak Terjadi Korban Lagi
LPI Minta Program Prioritas...
LPI Minta Program Prioritas Nasional Dievaluasi Agar Sesuai Arahan Presiden
Pigai Sebut Masyarakat...
Pigai Sebut Masyarakat Indonesia Belum Siap Terima LGBT
Ini Makna Logo HUT ke-81...
Ini Makna Logo HUT ke-81 RI yang Telah Resmi Diluncurkan
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved