Persingkat Kunjungan ke Amerika, Jokowi Ingin Redam Sinisme Publik
Selasa, 27 Oktober 2015 - 20:23 WIB
Persingkat Kunjungan ke Amerika, Jokowi Ingin Redam Sinisme Publik
A
A
A
JAKARTA - Gencarnya suara publik yang mengkritik kunjungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Amerika Serikat dinilai menjadi faktor yang membuat Jokowi akhirnya mempersingkat waktu kunjungannya ke negeri yang dijuluki Paman Sam tersebut.
Ketua Komisi I DPR Mahfudz Siddiq menilai keputusan Jokowi akhirnya mempersingkat kunjungannya untuk meredam sinisme publik atas kunjungannya ke Amerika Serikat di tengah persoalan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan di sejumlah daerah Indonesia.
"Kalau Pak Jokowi secara terbuka telepon Pak Luhut (Menko Polhukam) tanya kondisi, ini orang udah tahu semua situasi di lapangan. Ini upaya presiden menyiasati kekecewaan sebagian publik," kata Mahfudz di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (27/10/2015).
Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu meyakini keputusan mempersingkat waktu kunjungan itu bukan bersifat mendadak. Menurutnya, Jokowi sejak awal sudah terlanjur memutuskan berangkat ke Amerika Serikat meskipun menuai banyak kritik.
Maka itu, Jokowi menyiasati tetap terbang ke Amerika Serikat dengan waktu kunjungan dipersingkat. "Ya siasatnya untuk redam sebagian publik, didesaian seakan akan presiden mempersingkat kunjungan," ungkapnya.
Baca: Gagal Tangani Asap, Jokowi Terancam Dilengserkan.
Ketua Komisi I DPR Mahfudz Siddiq menilai keputusan Jokowi akhirnya mempersingkat kunjungannya untuk meredam sinisme publik atas kunjungannya ke Amerika Serikat di tengah persoalan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan di sejumlah daerah Indonesia.
"Kalau Pak Jokowi secara terbuka telepon Pak Luhut (Menko Polhukam) tanya kondisi, ini orang udah tahu semua situasi di lapangan. Ini upaya presiden menyiasati kekecewaan sebagian publik," kata Mahfudz di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (27/10/2015).
Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu meyakini keputusan mempersingkat waktu kunjungan itu bukan bersifat mendadak. Menurutnya, Jokowi sejak awal sudah terlanjur memutuskan berangkat ke Amerika Serikat meskipun menuai banyak kritik.
Maka itu, Jokowi menyiasati tetap terbang ke Amerika Serikat dengan waktu kunjungan dipersingkat. "Ya siasatnya untuk redam sebagian publik, didesaian seakan akan presiden mempersingkat kunjungan," ungkapnya.
Baca: Gagal Tangani Asap, Jokowi Terancam Dilengserkan.
(kur)