Penanganan Asap Jadi Taruhan Citra Jokowi

Selasa, 27 Oktober 2015 - 16:43 WIB
Penanganan Asap Jadi...
Penanganan Asap Jadi Taruhan Citra Jokowi
A A A
JAKARTA - Kepergian Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Amerika Serikat di tengah persoalan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah di Sumatera dan Kalimantan terus menuai kritik, meskipun jadwal kembali ke Tanah Air dipersingkat.

Pengamat politik Siti Zuhro mengatakan, penyelesaian masalah kabut asap sebagai tantangan Jokowi untuk membuktikan kepada para pemilihnya dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014 lalu.

"Pak Jokowi yang muncul sebagai presiden yang sangat fenomenal ini taruhan luar biasa bagi. Tentunya untuk memberikan semacam kepastian bahwa sebagai presiden, sebagai RI-1 memiliki kapasitas leadership-nya untuk mengeksekusi," katanya di kantor The Founding Fathers House (FFH), Cipete Utara, Jakarta Selatan, Selasa (27/10/2015).

Dia menilai, semestinya sejak awal Jokowi bisa menunda sementara waktu keberangkatannya ke negeri yang dijuluki Paman Sam itu. "Lebih baik kemarin Pak Jokowi tidak ke Amerika, Amerika bisa ke berapa. Ibu pertiwi sedang sesak napas," ucapnya.

Menurutnya, di negara manapun apabila masyarakatnya merasa terancam, maka negara harus hadir. Termasuk Indonesia yang dilanda persoalan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Sumatera dan Kalimantan.

"Pemerintah harus bertanggung jawab soal itu, dan harus memiliki empati terhadap kesulitan napas dari masyarakat di daerah-daerah terdampak itu tadi," terangnya.

Wanita yang akrab disapa Wiwieq ini menambahkan, masalah kabut asap di Indonesia tidak bisa lagi dianggap sepele, karena sudah berlangsung lama dan belum ada penyelesaian konkret.

Maka itu, pemerintah perlu mengambil tindakan cepat bagaimana menyelesaikan persoalan kabut asap agar tidak meluas ke daerah lainnya.

Baca: Jokowi ke Amerika, Korban Kabut Asap Butuh Kehadiran Negara.
(kur)
Berita Terkait
Cegah Kebakaran Hutan...
Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan, Pemkab Muba Anggarkan Rp10 Miliar
Penyebab Pendakian Belum...
Penyebab Pendakian Belum Dibuka Meski Titik Api Gunung Arjuno-Welirang Sudah Padam
Provinsi Kanada Umumkan...
Provinsi Kanada Umumkan Keadaan Darurat Akibat Kebakaran Hutan, 24.000 Orang Dievakuasi
Kebakaran Hutan di Chile...
Kebakaran Hutan di Chile Tewaskan 40 Orang
Kebakaran California...
Kebakaran California Meluas, Muncul Titik Api Baru di West Hills
Antisipasi Karhutla,...
Antisipasi Karhutla, Polisi Intensifkan Patroli Hutan di Blora
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
3 Brigjen Dapat Promosi...
3 Brigjen Dapat Promosi Jabatan Jadi Irjen Pol pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved