Diduga Terjadi Pelanggaran Regulasi di Pelindo II

Selasa, 20 Oktober 2015 - 08:06 WIB
Diduga Terjadi Pelanggaran...
Diduga Terjadi Pelanggaran Regulasi di Pelindo II
A A A
JAKARTA - Wakil Ketua Panitia Khusus (Pansus) Angket Pelindo II, Teguh Juwarno mengungkapkan, pihaknya berjanji akan bekerja secara objektif.

Pasalnya Pansus Pelindo II dibentuk dengan tujuan pembenahan internal Pelindo II sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

"Tugas Pansus untuk membedah secara objektif agar pengelolaan BUMN (Pelindo II) benar-benar dilaksanakan sesuai tata kelola yang benar," ujar Teguh usai rapat Pansus Angket Pelindo II di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin 19 Oktober 2015.

Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) ini menegaskan, kerja Pansus Pelindo II berangkat dalam kerangka objektif dengan melihat adanya aturan dalam Undang-undang (UU) yang dilanggar.

Karena diakuinya, masalah Pelindo II adalah persoalan yang menyangkut hidup orang banyak. Sehingga semua fraksi sepakat membentuk pansus untuk membenahi Pelindo II.

"Semua fraksi sepakat bahwa diduga terjadi pelanggaran regulasi perundangan dalam Pelindo II, apakah itu dalam bentuk arogansi Direktur Umum Pelindo II atau terkait serikat pekerjanya," ucap Teguh.

Dia mengatakan, tujuan keberadaan BUMN yang mengacu pada UUD 1945 untuk memastikan untuk dikelola sebesar-besarnya untuk kepentingan rakyat. Menurut Teguh, terkait Pansus Pelindo II sebagai operator pelabuhan, itu adalah 'mulut' bagi negara sehingga sangat strategis posisinya.

"Kami ingin tahu apakah dalam 'mulut' itu jangan-jangan ada sariawan, lalu kami melihat dengan diagnosis dengan dibersihkan melalui Pansus Pelindo II," ucapnya.

Teguh menambahkan, Pansus akan mencari dugaan penyimpangan, sehingga terjadi kerugian negara lalu bisa berujung pada penyalahgunaan kekuasaan.

Dia menilai, untuk mengungkap semua hal di internal Pelindo II, maka tiap rapat Pansus harus berlangsung terbuka agar publik bisa tahu dan memantau perkembangannya.

"Rapat tadi menginginkan agar rapat pansus terbuka dan dilakukan secara objektif," tutur Teguh.

Terakhir Teguh mengatakan, Pansus Angket Pelindo II juga akan segera menetapkan siapa saja yang akan diundang untuk dimintai keterangan. "Secepatnya kita akan tetapkan dan undang," pungkas Teguh.

Pilihan:

KPK Diminta Tak Perlu Sungkan Periksa Surya Paloh
(maf)
Berita Terkait
Pelindo Regional 2 Sukses...
Pelindo Regional 2 Sukses Layani 119 Ribu Penumpang di H-2 Lebaran
Setelah Sikat Pungli,...
Setelah Sikat Pungli, Pelindo II Siapkan 6 Jurus Babat Suap
Mantan Dirut Pelindo...
Mantan Dirut Pelindo II, RJ Lino Kembali Diperiksa Kejagung
Wakil Dirut PT JICT...
Wakil Dirut PT JICT Diperiksa terkait Dugaan Korupsi di Pelindo II
Kasus Korupsi Pelindo...
Kasus Korupsi Pelindo II, Kejagung Periksa Presdir JICT
Operasional Tanjung...
Operasional Tanjung Priok Tetap Aman Terkendali, Pelindo Pastikan Operasional Pelabuhan Berjalan Normal
Berita Terkini
TNI Buka Suara soal...
TNI Buka Suara soal Pengamanan Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah, Tegaskan Atas Permintaan Kejaksaan
Jelang Muktamar NU ke-35,...
Jelang Muktamar NU ke-35, KH Zulfa Mustofa Dorong Kebangkitan Tradisi Menulis Kitab
Sidang Dokter Tifa Kembali...
Sidang Dokter Tifa Kembali Digelar Hari Ini, Akankah Jokowi Datang?
Perencanaan Matang dan...
Perencanaan Matang dan Value for Money Kunci Keberhasilan Modernisasi Alutsista
Sekjen Demokrat Buka...
Sekjen Demokrat Buka Suara soal Isu Capres Minimal Diusung 3 Partai: Belum Pernah Dibahas
Aksi Heroik Pilot Marinir...
Aksi Heroik Pilot Marinir yang Gugur Ditembak demi Selamatkan Kopassus Di Timtim
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved