BPKH Diminta Lebih Terbuka Kelola Dana Haji

Jum'at, 16 Oktober 2015 - 14:58 WIB
BPKH Diminta Lebih Terbuka...
BPKH Diminta Lebih Terbuka Kelola Dana Haji
A A A
JAKARTA - Badan Pengelolaan Keuangan Haji (BPKH) didorong untuk menerapkan sistem syariah dalam pengelolaannya. Hal itu agar pengelolaan dana tidak melenceng dari nilai dan ajaran Islam.

Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Abdul Djamil mengatakan, lantaran pengelolaan dana haji menjadi kewenangan BPKH, dana di atas Rp40 triliun disarankan untuk diinvestasikan.

Menurutnya, selama ini dana setoran awal haji sebesar Rp25 juta masuk dalam deposito, sebelum digunakan untuk menutupi kebutuhan biaya haji, termasuk operasional. Kini, oleh pemerintah dana itu diarahkan untuk diinvestasikan ke bidang infrastruktur.

“Hal ini bisa saja dan memungkinkan diiinvestaskan ke infrastruktur, namun dengan beberapa syarat, yaitu dikelola secara syariah, dan harus prudence, karena uangnya tiap tahun akan dipakai untuk pelaksanaan haji,” kata Djamil melalui keterangan pers yang diterima Sindonews, Jumat (16/10/2015).

Meski begitu, Djamil memastikan, Kemenag tetap menyediakan dana cadangan yang dialokasikan untuk persiapan haji. “Saya mengharapkan BPKH dihunikan orang-orang profesional, memiliki feeling investasi yang kuat, dan integritas tinggi,” harapnya.

Sementara itu, Ketua Komisi VIII DPR Saleh Partaonan Daulay berharap, BPKH nantinya dapat dihunikan orang-orang profesional, yakni mengerti dan memahami isu keuangan dan perbankan.

“Mereka yang masuk di BPKH harus mampu bersinergi dengan birokrasi, juga memiliki hubungan baik dengan Arab Saudi. Tujuannya untuk melobi dan memiliki nilai tawar terhadap Indonesia,” katanya.

Apalagi, sambungnya, keberadaan BPKH bertujuan menjadikan pengelolaan dana haji lebih terbuka. “Nantinya, jika masyarakat ingin mengetahui tentang keuangan haji, tinggal menanyakan kepada BPKH. Atau, BPKH bisa melaporkan pengelolaan keuangan haji kepada masyarakat,” tutupnya.

PILIHAN:

KPU Targetkan PAW Rio Capella Selesai 5 Hari

Perindo Utus 2 Kadernya ke Acara Konferensi Internasional
(kri)
Berita Terkait
Sama-Sama Ibadah ke...
Sama-Sama Ibadah ke Tanah Suci, Apa Bedanya Haji dan Umrah?
Umrah Berkali-kali Saat...
Umrah Berkali-kali Saat Haji: Dianjurkan atau Tidak?
Waroeng Steak & Shake...
Waroeng Steak & Shake Kembali Berangkatkan Ibadah Umrah Puluhan Karyawannya
Tingkatkan Layanan Haji...
Tingkatkan Layanan Haji dan Umrah, Ashuri Gandeng Mecca Construction
Travel Indonesia dan...
Travel Indonesia dan Arab Saudi Kolaborasi Penuhi Kebutuhan Haji dan Umrah
7 Keutamaan Menunaikan...
7 Keutamaan Menunaikan Umrah di Bulan Suci Ramadan
Berita Terkini
KPK Ungkap Anak Buah...
KPK Ungkap Anak Buah Silmy Karim Diduga Beli Rumah Pakai Emas
Presiden Prabowo Subianto...
Presiden Prabowo Subianto Copot Silmy Karim dari Wamen Imipas
DPR Minta Menteri Pariwisata...
DPR Minta Menteri Pariwisata Bangun Konektivitas Udara untuk Dongkrak Wisatawan
Bonjowi Minta PTUN Jakarta...
Bonjowi Minta PTUN Jakarta Tolak Gugatan UGM Soal Keberatan Putusan Komisi Informasi Pusat
2 Pengusaha Penyuap...
2 Pengusaha Penyuap Noel Ebenezer Cs Divonis 1,5 Tahun Penjara, Lebih Rendah dari Tuntutan Jaksa
Kawal Anggaran Negara,...
Kawal Anggaran Negara, Pengamat Dukung Kejagung Usut Tuntas BGN hingga ke Daerah
Infografis
Perbandingan Kekuatan...
Perbandingan Kekuatan Militer Iran vs Israel, Siapa Lebih Unggul?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved