Janji Surya Paloh Bubarkan Nasdem Ditagih

Jum'at, 16 Oktober 2015 - 06:40 WIB
Janji Surya Paloh Bubarkan...
Janji Surya Paloh Bubarkan Nasdem Ditagih
A A A
JAKARTA - Ketua DPR Setya Novanto menagih janji Ketua Umum DPP Partai Nasdem Surya Paloh yang mau membubarkan partainya bila ada kadernya menjadi tersangka korupsi.

Setya Novanto mengaku menghormati sistem partai yang dipimpin Surya Paloh. Hanya saja untuk pembubaran Partai Nasdem, Setya mempersilakan Surya melakukannya bila sudah menyampaikan janji demikian.

"Kita kembalikan pada Partai Nasdem itu sendiri. Kami tidak bisa mencampuri urusan internal. Tapi saya persilakan yang terbaik Pak Surya Paloh, ya saya silakan. Karena kita tidak boleh mencampuri," tandas Setya di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (15/10/2015) malam.

Pernyataan ini disampaikan Setya menyikapi pengumuman KPK yang menetapkan tersangka Patrice Rio Capella kala memegang jabatan anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai Nasdem sekaligus Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Nasdem.

Diketahui, Surya Paloh selaku Ketua Umum pernah berjanji tidak akan mengevaluasi keberadaan Partai Nasdem bila ada kadernya tersangkut korupsi yang ditangani penegak hukum. "Tidak layak Partai Nasdem dipertahankan," demikian tegasnya usai membuka pembekalan caleg Partai Nasdem, di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta, Senin 3 Juni 2015.

Lebih dari itu, kasus dugaan suap pengamanan dugaan korupsi Gubernur Sumatera Utara (Sumut) nonaktif Gatot Pujo Nugroho di Kejaksaan Agung dan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumut dengan tersangka Rio Capella menambah panjang daftar tersangka dari kalangan anggota DPR periode 2014-2019 saat baru berusia satu tahun.

Sebelumnya, KPK juga menangkap tangan, menetapkan tersangka, dan menyeret Adriansyah kala menduduki kursi anggota Komisi IV DPR dari Fraksi PDIP ke Pengadilan Tipikor, terkait dengan kasus dugaan suap pengurusan izin usaha pertambangan batu bara PT Mitra Maju Sukses (MMS). Suap diterima Adriansya dari Direktur PT MMS Andrew Hidayat.

Setya semakin prihatin bila melihat kasus Rio Capella dan Adriansyah saat DPR periode 2014-2019 baru menginjak satu tahun. Pimpinan DPR tentu mengharapkan tidak ada masalah lagi di kemudian hari. Setya menggariskan sejak beberapa waktu lalu pimpinan DPR sudah memberikan wanti-wanti kepada anggota DPR agar hati-hati.

"Betul-betul ini bisa menjaga kredibilitas DPR dan tentu dengan keadaan situasi ini kita prihatin. Mudah-mudahan dengan kejadian ini (Rio Capella tersangka) tidak terjadi lagi," tandasnya.

PILIHAN:

KPK Tetapkan Sekjen Nasdem Tersangka

Jadi Tersangka, Rio Capella Kirim Surat Mundur
(hyk)
Berita Terkait
PKS, PD, Nasdem Tak...
PKS, PD, Nasdem Tak Masuk Daftar Undangan, PAN: Yang Diundang Atas Restu Presiden
Koalisi Interdependen...
Koalisi Interdependen Miliki Peluang Besar Usung Anies Baswedan
Momen Akrab AHY Sambut...
Momen Akrab AHY Sambut Surya Paloh di Markas Demokrat
Disebut Dukung Moeldoko...
Disebut Dukung Moeldoko Jadi Capres 2024, NasDem: Pada Kurang Gizi Nih
Pengamat Nilai Koalisi...
Pengamat Nilai Koalisi Nasdem, Demokrat, dan PKS Sulit Terwujud, Cawapres Jadi Ganjalan
Tolak KLB Sibolangit,...
Tolak KLB Sibolangit, Demokrat Sumut Tetap Loyal Pada AHY
Berita Terkini
Dukung Naniek S Deyang...
Dukung Naniek S Deyang Pimpin BGN, Arus Bawah Prabowo Minta Program MBG Dibenahi
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Silmy Karim Jadi Tersangka...
Silmy Karim Jadi Tersangka KPK, Mensesneg: Kita Perang Melawan Korupsi
Pertama Dalam Sejarah,...
Pertama Dalam Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan Jadi Kepala KUA
Tak Kaget Dadan dan...
Tak Kaget Dadan dan Silmy Terjerat Kasus Korupsi, Noel: Juni-Juli Banyak Pejabat Ditangkap KPK
Infografis
Australia Bangun Pembangkit...
Australia Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved