Diperiksa KPK 12 Jam, Wagub Sumut Ungkap Pesan Surya Paloh

Senin, 12 Oktober 2015 - 21:48 WIB
Diperiksa KPK 12 Jam,...
Diperiksa KPK 12 Jam, Wagub Sumut Ungkap Pesan Surya Paloh
A A A
JAKARTA - Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Tengku Erry Nuradi selesai menjalani pemeriksaan Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Erry yang diperiksa hampir 12 jam mengaku dicecar penyidik soal pertemuan antara Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho dengan sejumlah elite Partai Nasdem termasuk dirinya.

"Saya bersyukur bisa memberikan klarifikasi terkait kondisi Sumut yang menyebabkan Pak Gatot (jadi tersangka). Banyak hal ditanyakan 20 pertanyaan tentang klarifikasi," ujar Erry saat keluar Gedung KPK, Jakarta, Senin (12/10/2015).

Kepada penyidik, Erry menjelaskan, pertemuannya bersama Gatot dan elite Nasdem yang disaksikan Ketua Umum Nasdem Surya Paloh, untuk mendamaikan dirinya dengan Gatot yang hubungannya kurang harmonis saat itu.

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasdem Sumut itu mengklaim, pertemuan itu tak membicarakan soal kasus. "Soal perdamaian antara saya dan Pak Gatot," ucapnya.

Erry yang juga DPW NasDem Sumut tak menampik kehadiran Surya Paloh dalam pertemuan tersebut. Namun, dia mengungkap, kehadiran orang nomor satu di Partai NasDem adalah untuk mendamaikan dirinya dengan Gatot.

"Pertemuan itu membicarkan hubungan yang kurang harmonis, Surya (Paloh) minta agar kita kompak memajukan Sumut," tukasnya.

Sebelumnya dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Nomor 21 milik Evi Susanti yang dibacakan jaksa di persidangan OC Kaligis disebutkan Gatot sudah ditetapkan tersangka terkait kasus dana bantuan sosial (bansos) saat dipanggil Kejaksaan Agung (Kejagung).

Evi menduga masalah penetapan tersangka Gatot itu dibahas sejumlah elite Partai Nasdem dengan Gatot di Kantor DPP Nasdem. Evi menyebut setelah pertemuan tersebut, suaminya tak lagi dipanggil pihak Kejagung.

Pilihan:

Penyebab KPK dan TNI Masih Dipercaya Rakyat
(maf)
Berita Terkait
Mensos Juliari Batubara...
Mensos Juliari Batubara Menambah Jumlah Menteri yang Ditangkap KPK
Kerugian Negara Akibat...
Kerugian Negara Akibat Korupsi Bansos Jokowi Bertambah Jadi Rp250 Miliar
KPK Ungkap Isi Bansos...
KPK Ungkap Isi Bansos Presiden yang Dikorupsi dari Beras hingga Minyak Goreng
Strategi Mensos Risma...
Strategi Mensos Risma Menghindari Korupsi dalam Penyaluran Bansos
Cita Citata Siap Kembalikan...
Cita Citata Siap Kembalikan Honor Manggungnya Jika Diminta KPK
Korupsi Bansos Dibongkar...
Korupsi Bansos Dibongkar KPK: Beras Tidak Disalurkan ke Keluarga yang Berhak
Berita Terkini
3 Tersangka Kasus Suap...
3 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Pokmas Jatim Beri Rp6,9 M agar Dapat Jatah
Penjelasan Menteri PU...
Penjelasan Menteri PU Dody Hanggodo tentang Isu Tak Mau Salaman dengan Bawahan dan Pakai Private Jet
Kuntadi Jadi Jampidsus,...
Kuntadi Jadi Jampidsus, Yusril: Tugas Pokoknya Selesaikan Kasus Febrie Adriansyah
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Jaksa Agung Mutasi 8...
Jaksa Agung Mutasi 8 Kepala Kejaksaan Tinggi, Ada Kajati Aceh hingga Sulsel
Ditjen Imigrasi Siapkan...
Ditjen Imigrasi Siapkan Satu Jenis Paspor Nasional, Nomor Tak Berubah Seumur Hidup
Infografis
3 Kejanggalan Penanganan...
3 Kejanggalan Penanganan Kasus Febrie Adriansyah, KPK Diminta Bertindak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved