Pengusul Revisi UU KPK Dinilai Khianati 2,6 Juta Rakyat

Minggu, 11 Oktober 2015 - 18:54 WIB
Pengusul Revisi UU KPK...
Pengusul Revisi UU KPK Dinilai Khianati 2,6 Juta Rakyat
A A A
JAKARTA - Usul revisi Undang-undang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) prioritas tahun 2015 dinilai menghianati aspirasi rakyat.

Koordinator Nasional Jaringan Pendidikan Pemilih Rakyat (JPPR) Masykurudin Hafidz mengatakan, usulan revisi UU 30 Tahun 2002 tentang KPK oleh enam fraksi di DPR menunjukkan komitmen pemberantasan korupsi para legislator tengah surut.

"Komitmen anggota DPR yang menandatangani draf revisi UU KPK tersebut terhadap pemberantasan korupsi ternyata surut," kata Masykurudin melalui keterangan tertulisnya yang diterima Sindonews, Minggu (11/10/2015).

Menurut Masykurudin, setidaknya ada 45 orang anggota DPR dari enam fraksi yang menandatangi revisi UU KPK. (Baca: Enam Fraksi Usulkan Revisi UU KPK)

Dari 45 anggota DPR ini, setidaknya terdapat 2.624.870 pemilih yang memberikan suaranya sehingga legislator tersebut mendapatkan kursi di Senayan.

Satu tahun duduk di parlemen, lanjut Masykurudin, harapan rakyat akan adanya perbaikan pemerintahan yang lebih bersih bebas korupsi ternyata justru mundur ke belakang dengan adanya gerakan pelemahan KPK ini.

Dia menilai, pengingkaran terhadap komitmen pemberantasan korupsi akan berpengaruh langsung terhadap elektabilitas partai politik dalam pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) tahun 2015.

‎"Adalah kerugian besar bagi partai politik yang tidak dapat mengendalikan sikap anggotanya, lebih-lebih karena mengkhianati pemilihnya," tutur Masykurudin.‎


PILIHAN:

Gayus Lagi, Gayus Lagi

Foto Mirip Gayus Kembali Bikin Heboh
(dam)
Berita Terkait
Terima Banyak Komplain,...
Terima Banyak Komplain, Komisi III DPR Usul Dewas Ajukan Revisi RUU KPK
Lengkap! Kronologi UU...
Lengkap! Kronologi UU No 19 Tahun 2019 tentang KPK hingga Pernyataan Terbaru Jokowi yang Picu Polemik
Pimpinan DPR Ungkap...
Pimpinan DPR Ungkap Tak Ada Usulan Bahas Revisi UU KPK
DPR Sahkan Revisi UU...
DPR Sahkan Revisi UU PPP
Aksi Tuntut Revisi UU...
Aksi Tuntut Revisi UU ITE
UU ASN Disahkan, Begini...
UU ASN Disahkan, Begini Nasib 2,3 Juta Pegawai Honorer
Berita Terkini
Gempa M7,1 Guncang Jepang,...
Gempa M7,1 Guncang Jepang, Kemlu Pastikan Tidak Ada WNI Jadi Korban
PWI Cabut Laporan Polisi...
PWI Cabut Laporan Polisi terhadap Hotman Paris
Perindo Bekali Anggota...
Perindo Bekali Anggota Legislatif Strategi Pemenangan dan Pemahaman Teknis Kepemiluan
Anggota DPRD Jatim Ditahan...
Anggota DPRD Jatim Ditahan KPK, Diduga Beri Suap Rp1,5 Miliar demi Jatah Dana Hibah Rp83,4 Miliar
Pakar Hukum Tata Negara...
Pakar Hukum Tata Negara Dorong Ambang Batas Fraksi daripada Ambang Batas Parlemen
Dasar Penetapan Febrie...
Dasar Penetapan Febrie sebagai Tersangka TPPU Dipertanyakan
Infografis
5 Bandara Tersibuk saat...
5 Bandara Tersibuk saat Mudik Lebaran 2026, Layani 4,41 Juta Penumpang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved