Harusnya Soeharto Minta Maaf ke Soekarno

Jum'at, 09 Oktober 2015 - 11:17 WIB
Harusnya Soeharto Minta...
Harusnya Soeharto Minta Maaf ke Soekarno
A A A
JAKARTA - Usul Wakil Sekretaris Jenderal PDIP Ahmad Basarah agar negara menyampaikan permintaan maaf ke Presiden pertama Soekarno didukung aktivis hak asasi manusia (HAM) Poengky Indarti.

Namun, Poengky berpendapat, alangkah lebih tepat bila Presiden kedua Soeharto saat masih berkuasa yang meminta maaf kepada Soekarno dan keluarga.

"Seharusnya Soeharto yang minta maaf ke Soekarno," ujar Direktur Eksekutif Imparsial ini kepada Sindonews, Kamis 8 Oktober 2015.

Kendati demikian, dia mendukung usulan Ahmad Basarah itu. Menurut Poengky, pemerintah harus memulihkan nama baik sang Proklamator tersebut.

"Waktu beliau (Soekarno) meninggal juga kami sedih dan prihatin, dikuyo-kuyo (dizalimi) oleh rezim Soeharto waktu itu," kata Poengky.

Terlebih, lanjut dia, ada unsur persaingan politik saat kekuasaan Soekarno dicabut dan dipegang Soeharto. "Jadi, saya sangat setuju jika pemerintah diharapkan memulihkan nama baik Soekarno, dan pemerintah meminta maaf," ungkapnya.

Lagipula, dia menambahkan, Soekarno tidak pernah dinyatakan bersalah saat kekuasaannya dicabut tahun 1967 silam. Juga tidak ada bukti yang menguatkan bawah Soekarno bersalah.

"Soekarno sebagai bapak bangsa. Kemudian dia di sisi lain, tidak ada bukti yang bisa menyatakan bahwa Soekarno bersalah. Soekarno tidak pernah diadili, tapi dia kemudian diperlakukan sewenang-wenang, tidak manusiawi karena gesekan politik masa itu," pungkasnya.

Seperti diketahui, Ahmad Basarah mengusulkan agar negara menyampaikan maaf ke Soekarno dan keluarga. Karena kekuasaan Presiden pertama RI, Soekarno dicabut melalui TAP MPRS XXXIII tahun 1967 tertanggal 12 Maret 1967, lantaran dituduh telah mendukung G30S/PKI.

PILIHAN:
Sebelum Pantau Kabut Asap, Jokowi Mampir Rumah Bung Hatta

Syarwan Hamid: Negara Tak Perlu Minta Maaf ke Soekarno
(hyk)
Berita Terkait
Kunjungan Kenegaraan,...
Kunjungan Kenegaraan, Sekjen Partai Komunis Vietnam Tiba di Indonesia
5 Partai Komunis Terbesar...
5 Partai Komunis Terbesar di Dunia yang Masih Aktif hingga Sekarang
Sejarah Partai Komunis...
Sejarah Partai Komunis China yang Tumbuh Bersama Komunis Uni Soviet
Begini Sejarah Lahirnya...
Begini Sejarah Lahirnya Partai Komunis Indonesia, Benihnya dari Tokoh Belanda
Delegasi Uighur di Kongres...
Delegasi Uighur di Kongres Partai Komunis China
5 Negara Komunis di...
5 Negara Komunis di Dunia yang Masih Bertahan
Berita Terkini
Kubu Roy Suryo Tepis...
Kubu Roy Suryo Tepis Berkas Kasus Pencemaran Nama Baik Terkait Ijazah Jokowi Sudah P21
Roy Suryo Bandingkan...
Roy Suryo Bandingkan Lamanya Penanganan Kasus Ijazah Jokowi dengan Jessica dan Ferdy Sambo
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
KPK Ungkap Tahapan yang...
KPK Ungkap Tahapan yang Harus Dilalui untuk Ekstradisi Tersangka E-KTP Paulus Tannos
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved