Kurang Hakim, Pengadilan Tipikor Kewalahan

Senin, 05 Oktober 2015 - 13:10 WIB
Kurang Hakim, Pengadilan...
Kurang Hakim, Pengadilan Tipikor Kewalahan
A A A
JAKARTA - Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta merasa kewalahan dalam menangani perkara limpahan penegak hukum.

Kondisi tesebut akibat keterbatasan jumlah hakim ad hoc karena masa kerjanya tidak diperpanjang.

"Sekarang pengadilan Tipikor mengalami suatu kendala dengan berkurangnya hakim ad hoc yang semula delapan. Tiga sudah tidak diperpanjang, (sehigga) tinggal lima," kata Hubungan Masyarakat (Humas) Pengadilan Tipikor Jakarta Sutio Jumagi Akhirno di kantornya, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Senin (5/10/2015).‬

Dia mengungkapkan tiga hakim yang masa kerjanya tak diperpanjang, yakni Made Hendra, Hendra Yosfin, dan Slamet Subagyo.

"Yang satu (Made Hendra) mengundurkan diri sejak lama, yang dua mungkin pertimbangan sendiri, kayak Slamet Subagyo sudah cukup tua umurnya. Yang satu lagi enggak tahu, mungkin pertimbangan atasan kita," tutur Sutio.‬

Dia mengungkapkan, pengadilan semaki kewalahan karena setelah satu dari lima hakim Tipikor sedang menjalankan ibadah haji dan satu hakim sakit.

Dia mengakui keterbatasan hakim membuat sidang perkara korupsi agak tertunda. Idealnya saat ini Pengadilan Tipikor mendapatkan tambahan 10-12 orang hakim.

Menurut dia, pihak pengadilan sudah meminta penambahan sejak tiga bulan terakhir. Namun, sampai sekarang pengganti tiga hakim tersebut belum juga bekerja.

‪"Informasi ada tiga, dua dari Surabaya, satu dari Banten. Yang dari Banten sudah melapor, pertengahan Oktober sudah masuk, (hakim) dari Surabaya belum masuk," tutur Sutio.


PILIHAN:


Bareskrim Akan Periksa Tiga Pakar Hukum
(dam)
Berita Terkait
Profil Andi Saputra,...
Profil Andi Saputra, Hakim Ad Hoc Tipikor yang Sampaikan Dissenting Opinion Vonis Nadiem
Dua Eks Pemeriksa Pajak...
Dua Eks Pemeriksa Pajak DJP Kemenkeu Divonis 8 dan 9 Tahun Penjara
Dua Mantan Algojo Pengadilan...
Dua Mantan 'Algojo' Pengadilan Tipikor Jakarta Jadi Wakil Ketua Pengadilan Tinggi
Penuhi Panggilan Sebagai...
Penuhi Panggilan Sebagai Saksi Secara Online, Mardani Diminta Hadir Offline
Hasto Perintahkan Harun...
Hasto Perintahkan Harun Masiku Rendam HP dan Standby di DPP PDIP Agar Lolos dari KPK
Kewenangan Pengadilan...
Kewenangan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi
Berita Terkini
BNPB: Karhutla Landa...
BNPB: Karhutla Landa Tiga Daerah, Terparah di Banjarbaru Kalsel
Verifikasi Laporan Gratifikasi...
Verifikasi Laporan Gratifikasi Raja Juli Rampung, KPK: Kini Didalami di Tahap Penindakan
KDKMP Bakal Jadi Pusat...
KDKMP Bakal Jadi Pusat Ekonomi Desa, Mendes: 80% Penghasilan Dikembalikan ke Masyarakat
Tuntas Verifikasi Laporan...
Tuntas Verifikasi Laporan Gratifikasi Raja Juli, KPK: Hasil Hanya Disampaikan ke Pelapor
Kejagung Tunjuk 9 Eks...
Kejagung Tunjuk 9 Eks Jaksa KPK Tangani Kasus Febrie, Pakar: Harus Jawab Harapan Masyarakat
Wakili 11,7 Juta Suara...
Wakili 11,7 Juta Suara Rakyat, GKSR Minta Parpol Non-Parlemen Dilibatkan Bahas Revisi UU Pemilu
Infografis
Jumlah Dokter di Indonesia...
Jumlah Dokter di Indonesia Kurang dan Tidak Merata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved