Tim Pengawas Haji Selidiki 3 Korban Meninggal Asal Indonesia

Jum'at, 25 September 2015 - 12:23 WIB
Tim Pengawas Haji Selidiki...
Tim Pengawas Haji Selidiki 3 Korban Meninggal Asal Indonesia
A A A
JAKARTA - Insiden Mina tengah menjadi sorotan dunia. Sementara ini, 717 jemaah haji dinyatakan meninggal dunia, 3 di antaranya berasal dari Indonesia.

Tim Pengawas Haji DPR pun bererak cepat mencari tahu penyebab adanya jemaah haji Indonesia di lokasi tragedi Mina. Mengutip keterangan dari seorang jemaah yang sempat berada di lokasi insiden, Ketua Komisi VIII DPR Saleh Partaonan Daulay mengatakan, pagi hari para jemaah diminta untuk sarapan di tenda-tenda di Mina.

Sebelum sarapan, ada beberapa orang jemaah yang ingin segera melontar. Namun karena sarapan sudah disediakan, mereka menunda keberangkatan sampai selesai makan.

Saleh melanjutkan, usai makan, ada beberapa orang yang mengajak jemaah tetap berangkat melontar jumrah. Akhirnya, satu rombongan berisi 20 orang memutuskan berangkat.

"Mereka berangkat bukan atas instruksi resmi dari Panitia Pengawas Ibadah Haji (PPIH)," kata Saleh saat dihubungi wartawan, Jumat (25/9/2015).

Karena rombongan tersebut berangkat atas inisiatif sendiri dan di luar jadwal yang ditetapkan, maka tak ada yang menunjukkan arah. Saleh menuturkan, para jemaah ini keluar dari jalur yang biasanya dilalui jemaah dari Indonesia dan akhirnya terjebak di lokasi insiden Mina.

"Menurut jemaah yang kami temui, mereka hanya mengikuti arah orang-orang berjalan. Kemungkinan, faktor itu yang menyebabkan mereka masuk ke jalur lainnya," kata Saleh.

"Jemaah itu menjelaskan isterinya sempat jatuh. Untungnya, dia segera mengangkat sekuat tenaga dan membawa ke pinggir. Semua orang panik. Korban ada di mana-mana."

"Untungnya, ada jemaah asal Maroko yang membantunya mengangkat isterinya masuk ke tenda mereka. Di sanalah mereka berdiam sampai keadaan sedikit tenang. Selanjutnya, mereka kembali ke pemondokan mereka," imbuh Saleh.

PILIHAN:
Temui Raja Arab Saudi, Ketua DPR Akan Sampai Hal Ini

Dalami Suap Interpelasi, KPK Periksa 100 Anggota DPRD Sumut
(kri)
Berita Terkait
Sepuluh Daerah di Indonesia...
Sepuluh Daerah di Indonesia dengan Antrean Haji Tercepat
Tahun Ini Haji Akbar,...
Tahun Ini Haji Akbar, Mengapa dan Apa Alasannya?
3 Terobosan Perdana...
3 Terobosan Perdana Haji 2025: Lebih Terbuka, Terjangkau, Kompetitif
Mengenal 3 Jenis Haji:...
Mengenal 3 Jenis Haji: Ifrad, Tamattu, dan Qiran
Indonesia Dapat Kuota...
Indonesia Dapat Kuota 221.000, Ini Jadwal dan Tahapan Penyelenggaraan Haji 2025
Jadwal Haji Hingga Puncak...
Jadwal Haji Hingga Puncak Haji Tahun 2025
Berita Terkini
2 Jam Diperiksa Polda...
2 Jam Diperiksa Polda Metro Jaya, Ketum YLBHI Ditanya soal Pembentukan Tim Investigasi Kasus Andrie Yunus
Mengubah Ledakan Populasi...
Mengubah Ledakan Populasi Lansia Indonesia Menjadi Kekuatan Emas: Menjemput Bonus Demografi Kedua
Jenderal Sigit Tegaskan...
Jenderal Sigit Tegaskan Polri Tidak Sembarangan Tempatkan Personel di Luar Struktur
Tak Ada Batasan Anggota...
Tak Ada Batasan Anggota Polri Duduki Jabatan Sipil, Wamenkum Persilakan Gugat ke MK
Tokoh Nasional Ajukan...
Tokoh Nasional Ajukan Amicus Curiae, Nadiem: Dukungan Tegakkan Keadilan dan Kebenaran
Barang Bukti OTT Bupati...
Barang Bukti OTT Bupati Muara Enim, Uang Tunai hingga Rekening Senilai Rp2 M
Infografis
Kuota Haji 2026 Indonesia...
Kuota Haji 2026 Indonesia Per Provinsi, Berikut Daftarnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved