Gayus Keluyuran, Komisi III Bakal Bentuk Pansus

Selasa, 22 September 2015 - 19:08 WIB
Gayus Keluyuran, Komisi...
Gayus Keluyuran, Komisi III Bakal Bentuk Pansus
A A A
JAKARTA - Komisi III DPR bergerak cepat mengusut kebobrokan sistem manajemen lembaga pemasyarakatan di bawah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham).

Komisi III juga akan menggulirkan pembentukan Panitia Khusus (Pansus) berkaitan dengan aksi terpidana kasus penggelapan pajak dan pencucian uang Gayus Halomoan Partahanan Tambunan alias Gayus Tambunan yang bersantai di sebuah restoran di Jakarta.

Anggota Komisi III Dossy Iskandar Prasetyo menilai, aksi Gayus tidak boleh lagi terjadi dan harus yang terakhir. Aksi Gayus dampaknya luar biasa. Ini bahkan sudah mengurangi kepercayaan rakyat terhadap penyelenggaraan negara.

Aksi Gayus bukan saja melukai publik, penegakan hukum, dan proses pembinaan di lapas. Tapi, berimplikasi terhadap kehancuran sistem dan kesungguhan negara dalam melaksanaan pembinaan orang yang merugikan negara saat menjalani hukuman.

"Kalau itu benar Gayus, kita bisa menggulirkan lagi dan bisa dibentuk pansus loh itu," kata Dossy saat dihubungi KORAN SINDO, Selasa (22/9/2015).

Ketua DPP Partai Hanura ini menggariskan, Komisi III meminta Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna H Laoly serius untuk menindak siapa pun aparatnya yang terlibat di dalam lolosnya Gayus.

Penindakan itu tidak sekadar ucapan, tapi harus dengan langkah konkret. Apalagi, Dirjenpas Kemenkumham I Wayan Kusmiantha Dusak sudah memastikan foto yang beredar di media sosial benar sebagai foto Gayus pada 9 September 2015.

Menurutnya, peristiwa lolosnya Gayus sudah tiga kali atau lebih tidak bisa dipandang remeh. "Sekarang kalau tidak ada apa-apanya, kenapa orang terhukum bisa makan sih. Gayus itu narapidana dengan hukuman 30 tahun, baru menjalani berapa, baru dibina berapa, belum apa-apa sudah diberi kebebasan. Ini kan berarti ada apa-apa," tegasnya.

"Kita minta Pak Menteri tegas sebelum kita akan membentuk pansus untuk membongkar borok-borok lainnya di sana," tandas Dossy.
(zik)
Berita Terkait
KPK Tahan Dua Konsultan...
KPK Tahan Dua Konsultan Pajak PT Gunung Madu Plantations
Kepala Kantor Pajak...
Kepala Kantor Pajak Madya Jakarta Timur Wahono Saputro Kembali Diperiksa KPK
KPK Buka Peluang Tetapkan...
KPK Buka Peluang Tetapkan Tersangka Koorporasi dalam Kasus Suap Pajak
Suap Pajak Mobil Mewah,...
Suap Pajak Mobil Mewah, Eks Kepala KPP PMA Jakarta Divonis 6,5 Tahun
Buntut Kasus Rubicon,...
Buntut Kasus Rubicon, Dirjen Pajak Tegas ke Pejabat Pajak yang Korupsi
KPK Jebloskan Dua Tersangka...
KPK Jebloskan Dua Tersangka Penyuap Pejabat Pajak ke Penjara
Berita Terkini
5 Peristiwa Politik...
5 Peristiwa Politik Pekan Ini: Said Iqbal Jadi Penasihat Presiden, Prabowo Terima JK, hingga Mahasiswa Turun ke Jalan
Kompolnas Diperkuat...
Kompolnas Diperkuat dalam UU Polri Baru, Boni Hargens Yakin Gagasan Restorasi Kapolri Bakal Terwujud
Rieke Diah Pitaloka...
Rieke Diah Pitaloka Dikritik Akademisi: Melihat Dukungan Manajemen Jangan Sempit
Wamenhaj: Transparansi...
Wamenhaj: Transparansi jadi Kunci Berantas Kartel Haji
Menkomdigi Ajak Generasi...
Menkomdigi Ajak Generasi Muda Jadi Duta Internet Sehat dan Lawan Kejahatan Digital
Mendikdasmen Abdul Muti:...
Mendikdasmen Abdul Mu'ti: Sebagian Besar Murid Berharap Program MBG Dilanjutkan
Infografis
5 Titik Rawan Perang...
5 Titik Rawan Perang Dunia III pada Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved