Keberatan Ditolak, OC Kaligis Ingin Jaksa KPK Mundur

Selasa, 22 September 2015 - 16:05 WIB
Keberatan Ditolak, OC...
Keberatan Ditolak, OC Kaligis Ingin Jaksa KPK Mundur
A A A
JAKARTA - Pengacara senior, Otto Cornelis (OC) Kaligis meminta Jaksa pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Yudi Kritisiana mengundurkan diri. (Baca: Majelis Hakim Tolak Keberatan OC Kaligis)

Kaligis yang saat ini berstatus terdakwa perkara suap hakim dan panitera Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Medan itu sudah tidak bersikap objektif.

Kaligis mengatakan dari informasi yang dia dengarnya dari media, Yudi pernah mengatakan Kaligis bisa dihukum tinggi karena menghalang-halangi persidangan,

Kaligis juga tidak terima dengan replik atau jawaban dari jaksa yang mencantumkan ayat-ayat di dalam Alkitab.

"Pendapatnya dia kutip Yesaya kayak pendeta saja. Tidak pantas disebut di situ (replik). Katanya hari sudah senja, dia lihat umur saya sudah tua sebaiknya mengaku saja, ini tidak pantas dan sudah tidak objektif lagi," ujar Kaligis seusai keputusan majelis hakim yang menolak kota keberatannya (eksepsi) dalam sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta, Selasa (22/9/2015).

Sementara Jaksa Yudi tidak hadir dalam persidangan karena tengah mengikuti rapat kerja yang digelar oleh KPK.

Ketua Hakim Sumpeno enggan menanggapi pernyataan Kaligis. Permintaan itu, kata dia, lebih tepat diajukan kepada pemimpin KPK. Pasalnya, kata dia, Jaksa Yudi bertugas atas dasar perintah KPK.

"Kami tidak bisa menyuruh saudara Yudi mundur dari perkara ini. Tidak ada kewenangan majelis hakim meskipun perkara ini disidangkan, silakan diajukan kepada atasannya," kata Sumpeno.

Majelis Hakim telah menolak eksepsi OC Kaligis. Hakim menilai, surat dakwaan jaksa sudah sesuai KUHAP sehingga proses persidangan harus dilanjutkan.

Kaligis didakwa menyuap Hakim Pengadilan dan Panitera Tata Usaha Negara (PTUN) Medan sebesar SGD5.000 dan USD27.000. Suap diberikan terkait pengajuan gugatan yang diajukan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara Ke PTUN Medan.‬


PILIHAN
:

Maruarar Minta Menkeu Revisi SK Kenaikan Tunjangan DPR
(dam)
Berita Terkait
Parah, 2 Oknum Hakim...
Parah, 2 Oknum Hakim PN Rangkasbitung Ditangkap saat Pesta Sabu
MKH Pecat Hakim Penerima...
MKH Pecat Hakim Penerima Suap Kepengurusan Perkara Dede Suryaman
Ditangkap Kejagung,...
Ditangkap Kejagung, 3 Hakim yang Menyidangkan Ronald Tannur Jadi Tersangka
Janjikan Bantu 11 Perkara,...
Janjikan Bantu 11 Perkara, Hakim Ad Hoc PHI Medan Diberhentikan Tidak Hormat
Menyedihkan, Hakim Paling...
Menyedihkan, Hakim Paling Banyak Terjerat Kasus Korupsi
Dieksekusi ke Lapas...
Dieksekusi ke Lapas Surabaya, Mantan Hakim Itong Masuk Sel Isolasi
Berita Terkini
Kabar Duka, Mantan Dubes...
Kabar Duka, Mantan Dubes Prof Bachtiar Aly Meninggal Dunia
Prabowo, Jokowi, SBY...
Prabowo, Jokowi, SBY Kompak Hadiri Pernikahan Putra Boy Thohir
Hasto Singgung Febrie...
Hasto Singgung Febrie Tak Diborgol: Peringatkan Bahaya Ketidakadilan Hukum
Hari Mangrove Sedunia,...
Hari Mangrove Sedunia, Pemerintah dan APHI Dorong Pengelolaan Berkelanjutan
Prabowo Bentuk 7 Kejari...
Prabowo Bentuk 7 Kejari Baru Lewat Perpres 40 Tahun 2026, Raja Ampat hingga Pangandaran Masuk Daftar
Indonesia Dorong Dewan...
Indonesia Dorong Dewan Keamanan PBB Perkuat Pencegahan Konflik-ASEAN dan Jadi Mitra Perdamaian
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved