Paloh Minta Kadernya Jelaskan Kondisi Bangsa Secara Objektif

Selasa, 22 September 2015 - 04:34 WIB
Paloh Minta Kadernya...
Paloh Minta Kadernya Jelaskan Kondisi Bangsa Secara Objektif
A A A
JAKARTA - Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh menginstruksikan kadernya untuk membantu menjelaskan kondisi bangsa secara objektif kepada masyarakat.

Sebab, kata dia, Partai Nasdem sebagai salah satu partai yang mendukung pemerintahan Jokowi-JK merasa perlu mengambil langkah-langkah strategis yang memberi implikasi positif bagi keutuhan dan kepercayaan masyarakat.

"Langkah-langkah yang strategis adalah untuk menugaskan kepada seluruh fungsionaris kader Partai Nasdem, bisa lebih berkomunikasi dengan konstituennya, menjelaskan kondisi objektif sebenarnya kepada masyarakat," kata Surya Paloh dalam Rakernas sekaligus konsolidasi pemenangan Pilkada Partai Nasdem di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta, Senin (21/9/2015) malam.

Menurut dia, hal demikian perlu dijelaskan agar masyarakat memperoleh pemahaman yan lebih obyektif dan agar masyarakat kembali ke pendekatan akal sehat untuk berpikir secara realistis.

"Sesungguhnya adalah, kondisi keadaan bangsa kita ini merupakan kondisi yang memang mampu kita hadapi ke perkembangan bangsa yang lebih baik jika menempatkan pada srategi yang baik," ucapnya.

Dalam kesempatan itu, dia mengatakan, kondisi perekonomian dunia jelas memberikan implikasi secara langsung terhadap perekonomian nasional.

"Harapan kita semua, pemerintahan presiden Jokowi dan Jusuf Kalla harus terus melanjutkan upaya-upaya dengan berbagai kebijakan untuk mempercepat pembangunan ekonomi," pungkasnya.
(nag)
Berita Terkait
PKS, PD, Nasdem Tak...
PKS, PD, Nasdem Tak Masuk Daftar Undangan, PAN: Yang Diundang Atas Restu Presiden
Koalisi Interdependen...
Koalisi Interdependen Miliki Peluang Besar Usung Anies Baswedan
Momen Akrab AHY Sambut...
Momen Akrab AHY Sambut Surya Paloh di Markas Demokrat
Disebut Dukung Moeldoko...
Disebut Dukung Moeldoko Jadi Capres 2024, NasDem: Pada Kurang Gizi Nih
Pengamat Nilai Koalisi...
Pengamat Nilai Koalisi Nasdem, Demokrat, dan PKS Sulit Terwujud, Cawapres Jadi Ganjalan
Tolak KLB Sibolangit,...
Tolak KLB Sibolangit, Demokrat Sumut Tetap Loyal Pada AHY
Berita Terkini
Robikin Emhas: Marwah...
Robikin Emhas: Marwah NU Tercabik-cabik Hanya karena Konflik Elite PBNU
Polemik Londo Ireng,...
Polemik Londo Ireng, IJTI Minta Presiden Hindari Diksi yang Bisa Beri Label Negatif bagi Profesi Jurnalis
Febrie Adriansyah Tak...
Febrie Adriansyah Tak Pakai Rompi Tahanan, Eks Penyidik KPK: Persepsi Publik Ada Keistimewaan Tidak Bisa Dicegah
Apresiasi Pelaksanaan...
Apresiasi Pelaksanaan PTT BSPS di Bandung, Mendagri: Tender Rakyat Perkuat Transparansi
Mantan Ketua MK Sebut...
Mantan Ketua MK Sebut Kondisi Indonesia Suram: Hukum Sangat Tajam ke Bawah, tapi Tumpul ke Atas
Dugaan Keterkaitan Eks...
Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus dengan Sejumlah Kasus Korupsi Disorot
Infografis
10 Negara Terkuat di...
10 Negara Terkuat di Dunia 2025 secara Militer Versi GFP
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved