DPR Target Uji Kelayakan Capim KPK Rampung Akhir Oktober
Senin, 21 September 2015 - 17:14 WIB
DPR Target Uji Kelayakan Capim KPK Rampung Akhir Oktober
A
A
A
JAKARTA - Komisi III DPR akan memutuskan tanggal uji kelayakan atau fit and proper test Calon pemimpin (Capim) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) setelah surat yang diterima oleh Pemimpin DPR dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) dibacakan dalam rapat paripurna.
"Menunggu paripurna. Kalau sudah diputuskan. Baru susun jadwal. Selama itu belum, enggak bisa. Surat diterima DPR dua minggu," ujar Arsul di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (21/9/2015).
Kendati demikian, politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu mengungkapkan, pihaknya telah menargetkan fit and proper test Capim KPK akan selesai sebelum 31 Oktober 2015.
"Dalam masa sidang ini diselesaikan. Walaupun DPR punya waktu sampai 30 hari. Jadi kita targetkan sebelum tanggal 31 Oktober," ucap Arsul.
Dia mengatakan, proses uji kelayakan dan kepatutan Capim KPK itu diperkirakan sama seperti tahun sebelumnya yakni dengan membuat paper.
Setelah Capim KPK selesai melaksanakan tugasnya. Komisi III segera mengambil keputusan untuk memilih. Arsul mengungkapkan, pihaknya akan langsung memilih calon Ketua KPK dengan mekanisme voting.
"Langsung pilih. Nanti divoting," tandasnya.
Pilihan:
Yusril: Jokowi Jangan Jadi Presiden kalau Begini Caranya
Yusril Klaim PBB Lebih Kuat dari PDIP
"Menunggu paripurna. Kalau sudah diputuskan. Baru susun jadwal. Selama itu belum, enggak bisa. Surat diterima DPR dua minggu," ujar Arsul di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (21/9/2015).
Kendati demikian, politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu mengungkapkan, pihaknya telah menargetkan fit and proper test Capim KPK akan selesai sebelum 31 Oktober 2015.
"Dalam masa sidang ini diselesaikan. Walaupun DPR punya waktu sampai 30 hari. Jadi kita targetkan sebelum tanggal 31 Oktober," ucap Arsul.
Dia mengatakan, proses uji kelayakan dan kepatutan Capim KPK itu diperkirakan sama seperti tahun sebelumnya yakni dengan membuat paper.
Setelah Capim KPK selesai melaksanakan tugasnya. Komisi III segera mengambil keputusan untuk memilih. Arsul mengungkapkan, pihaknya akan langsung memilih calon Ketua KPK dengan mekanisme voting.
"Langsung pilih. Nanti divoting," tandasnya.
Pilihan:
Yusril: Jokowi Jangan Jadi Presiden kalau Begini Caranya
Yusril Klaim PBB Lebih Kuat dari PDIP
(maf)