Panglima TNI Kutuk Penyanderaan WNI di Papua

Rabu, 16 September 2015 - 07:08 WIB
Panglima TNI Kutuk Penyanderaan...
Panglima TNI Kutuk Penyanderaan WNI di Papua
A A A
JAKARTA - Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengutuk keras penyanderaan dua warga negara Indonesia (WNI). Penyenderaan itu diduga dilakukan kelompok bersenjata di wilayah Skouwtiau, Distrik Kerom, Papua Nugini atau Papua New Guinea (PNG).

"Kita mengutuk keras karena melanggar hak," kata Gatot di Halim Perdanakusumah, Jakarta Timur, Selasa 15 September 2015 malam.

Dia mengaku, TNI tidak bisa berbuat banyak. Karena lokasi penyanderaan itu di negara lain. "Di negaranya PNG mau diapain," katanya.

Hal senada dikatakan Kapolri Jenderal Badrodin Haiti. "Jadi begini, itu kan di negara orang, kita kan tidak bisa bertindak ke sana, tentu kalau enggak ada ininya kita minta di sana ditindak," kata Kapolri di lokasi yang sama.

Akan tetapi, jika PNG mengizinkan, tentu aparat keamanan di Indonesia siap melakukan tindakan ke lokasi. (Baca: TNI Tunggu Sinyal dari PNG Bebaskan 2 WNI yang Disandera)

"Ya makanya sangat tergantung dari pemerintah di sana, tapi kita tidak punya kewenangan di sana. Sama juga dengan koruptor yang lari ke luar negeri, biar kita ketemu begini terus kita bisa nangkap, enggak bisa. Jangan dianggap itu wilayah kita," tutur Badrodin.

Kendati demikian, mediasi tetap dilakukan. "Interpol juga enggak bisa nangkap di negara orang lain, paling bisa kita membuat red notice untuk permintaan bantuan," pungkasnya.

PILIHAN:

Tunjangan DPR Akan Naik, Usulan Siapa?

Ahok Klaim Sudah Pecat 120 PNS Nakal

Polda Jateng Kirim Brimob dan Penyidik ke Kalimantan dan Sumatera
(mhd)
Berita Terkait
Ketua KNPB Wilayah Maybrat...
Ketua KNPB Wilayah Maybrat Papua Barat Dibekuk, Polisi: Lakukan Pembunuhan Keji 2 Warga
Situasi Konflik di Tanah...
Situasi Konflik di Tanah Papua Belum Ada Tanda-tanda Berakhir
Keluar dari Situasi...
Keluar dari Situasi Konflik di Papua
Kelompok KNPB Aniaya...
Kelompok KNPB Aniaya Warga hingga Tewas di Maybrat Papua Barat
LIPI: Dialog Damai dan...
LIPI: Dialog Damai dan Bermartabat Adalah Kunci Utama Integrasi Papua
Imparsial: Telusuri...
Imparsial: Telusuri Dugaan Jual Beli Senjata Oknum TNI dengan Separatis
Berita Terkini
Mantan Ketua Ombudsman...
Mantan Ketua Ombudsman Terima Rumah hingga Uang Miliaran di Kasus Korupsi Tambang Nikel
World Giving Report...
World Giving Report 2026: Donasi Global Turun, Indonesia Bertahan di Atas Rata-rata Dunia
Bareskrim Tangkap Kartel...
Bareskrim Tangkap Kartel Narkoba Asal Australia sebelum Terbang dengan Jet Pribadi
Dewan Pers dan Konstituen...
Dewan Pers dan Konstituen Matangkan Usulan Pengaturan Karya Jurnalistik dalam RUU Hak Cipta
Mensesneg Sebut Bakal...
Mensesneg Sebut Bakal Ada Pengurangan Anggaran MBG
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved