Kegaduhan Kasus Pelindo Dinilai Bersumber dari Jokowi

Sabtu, 12 September 2015 - 14:03 WIB
Kegaduhan Kasus Pelindo...
Kegaduhan Kasus Pelindo Dinilai Bersumber dari Jokowi
A A A
JAKARTA - Kegaduhan yang timbul dari pengusutan kasus dugaan tindak pidana korupsi pengadaan mobile crane di Pelindo II dinilai bersumber dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Pakar Komunikasi Politik Lely Aryanie berpendapat, awal kegaduhan itu yakni kemarahan Presiden Jokowi ketika sidak ke Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu 17 Juni 2015.

Saat itu, Jokowi marah karena tak ada perubahan sejak pertama kali dia datang ke pelabuhan itu terkait waktu tunggu dan bongkar muat barang atau dwelling time.

"Hingar bingar Pelindo itu berawal Pak Jokowi, bapak kedua Pak Ruhut, setelah SBY," kata Lely dalam diskusi polemik SINDO Trijaya Network bertajuk 'Pelindo Dibongkar, Siapa Disasar?' di Warung Daun, Jalan Cikini Raya, Jakarta Pusat, Sabtu (12/9/2015).

Namun, menurut dia, kemarahan Presiden Jokowi saat itu membawa hal positif. Sebab, Bareskrim menindaklanjuti kemarahan Presiden Jokowi itu dengan mengusut dugaan korupsi pengadaan mobil crane.

"Saat itu Pak Presiden Jokowi menyatakan sebentar lagi ada pejabat yang diganti. Setelah Pak Jokowi marah, banyak yang cari panggung," tuturnya.

Kemudian, lanjut dia, kegaduhan itu semakin merajalela ketika Direktur Utama Pelindo II Richard Joost (RJ) Lino menelepon Kepala Bappenas Sofyan Djalil. Lino menelepon Sofyan karena tak terima kantornya digeledah Bareskrim Polri.

RJ Lino pun meminta agar Sofyan melaporkan mengenai penggeledahan itu kepada Presiden Jokowi. Bahkan, Lino mengancam mundur dari jabatannya, saat menelepon Sofyan.

Lalu, mutasi Komjen Pol Budi Waseso dari Kabareskrim menjadi Kepala BNN dinilai ada dalam rangkaian kegaduhan itu. "Penggeledahan itu tidak heboh jika RJ Lino tidak menelepon (Sofyan Djalil)," katanya.

Selain itu, lanjut dia, wacana DPR membentuk panitia khusus (Pansus) Pelindo II ikut membuat gaduh. "Semua seperti mencari moment sebagai ajang bersih-bersih," ungkapnya.

PILIHAN:
Jokowi Utus Menag Kunjungi Korban Tragedi Masjidilharam

Ruhut: Kalau Tuhan Pakai HP, Mungkin RJ Lino Telepon
(kri)
Berita Terkait
Crane Jatuh dan Timpa...
Crane Jatuh dan Timpa Kereta di Thailand, 28 Orang Tewas
Polisi Ungkap Penyebab...
Polisi Ungkap Penyebab Crane Terguling dan Menimpa Rumah Warga di Depok
Hari Ini RJ Lino Hadapi...
Hari Ini RJ Lino Hadapi Vonis Kasus Korupsi Pengadaan Crane
Crane Terbalik Saat...
Crane Terbalik Saat Angkat Beton 9 Ton di Proyek Jembatan, Evakuasi Berlangsung Menegangkan
Polisi Cek Lokasi Jatuhnya...
Polisi Cek Lokasi Jatuhnya Besi Proyek di Rel MRT Kawasan Blok M
Polisi Tetapkan 1 Tersangka...
Polisi Tetapkan 1 Tersangka Kasus Crane Roboh di Depok
Berita Terkini
Kapolri Naikkan Pangkat...
Kapolri Naikkan Pangkat 4 Pati Polri Jadi Komjen, Ini Daftar Lengkapnya
Divonis 10 Tahun Penjara,...
Divonis 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim: Mereka Tahu Saya Tidak Bersalah
Breaking News! Nadiem...
Breaking News! Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara di Kasus Chromebook
Profil Kolonel Marinir...
Profil Kolonel Marinir Profs Dhegratmen Syah Akbara, Perwira Petarung yang Jabat Dandenjaka
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Jangan Sampai Ciptakan Ketidakpastian Baru
Latihan Menembak Dihapus...
Latihan Menembak Dihapus dari Pembekalan Calon Manajer Kopdes, Puan: Sebaiknya Fokus Manajerial Saja
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved