WN Jepang Dibunuh Sekuriti

Jum'at, 11 September 2015 - 10:41 WIB
WN Jepang Dibunuh Sekuriti
WN Jepang Dibunuh Sekuriti
A A A
JAKARTA - Tim gabungan dari Polres Jakarta Selatan dan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya berhasil menangkap pembunuh Yoshimi Nishimura, 28, wanita Jepang yang ditemukan tewas di Apartemen Casa Grande, Tebet, Jakarta Selatan.

Pelaku ternyata sekuriti apartemen setempat. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Mohammad Iqbal mengatakan, tersangka berinisial Mursalim, 45. Tersangka ditangkap kemarin sekitar pukul 14.00 WIB di atas bus di Langkapura, Lampung. Saat berita ini diturunkan, tersangka masih dalam perjalanan menuju ke Jakarta untuk diperiksa di Mapolda MetroJaya.

Belum diketahui apa motif pembunuhan terhadap manager general affair Yamaha yang berkantor di Pulogadung, Jakarta Timur itu. ”Penyebab kematiannya juga masih kita tunggu hasil autopsinya,” katanya kemarin. Dari penyelidikan sementara, usai membunuh, Mursalim sempat pulang ke kos di Ciracas, Jakarta Timur, selanjutnya lari ke Lampung. Di kos pelaku, polisi menemukan ponsel korban. Selain ponsel, pelaku diketahui juga mengambil sejumlah uang milik korban.

”Tapi, berapa besarnya masih dilakukan pendalaman dan interogasi,” ucapnya. Autopsi jenazah Yoshimi dilakukan kemarin pagi. Kanit Reskrim Polsek Tebet AKP Mudiran mengatakan, autopsi dimulai pukul 10.00 WIB di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo( RSCM). MenurutMudiran, autopsi diperkirakan memakan waktu kurang lebih 3 jam. ”Dan, hasilnya akan diketahui Jumat (hari ini),” terangnya.

Upaya autopsi dilakukan untuk mengetahui sebab kematian korban. Selain ada bekas cekikan di leher, di tubuh korban juga ditemukan beberapa luka memar. Diketahui, Yoshimi ditemukan tewas di Apartemen Casa Grande, Senin (7/9). Yoshimi dibunuh pada Jumat (4/9), namun jenazahnya baru ditemukan Senin (7/9). Dari hasil rekaman kamera pengintai (CCTV) dan para saksi, polisi menduga Yoshimi dibunuh lelaki yang berjalan bersamanya terakhir kali.

Lelaki misterius itu tertangkap rekaman CCTV di lobi apartemen. Di bagian lain, Suryadi alias Kimhok, 42, tewas dipukul balok saat nongkrong di sebuah warung di Desa Tlajungudik, Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor, dini hari kemarin sekitar pukul 02.00 WIB. Anak pengusaha besi di Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor, ini tewas di lokasi dengan luka parah di kepala.

Polisi saat ini sedang memburu dua pelaku penganiayaan yaitu Nana alias Badak dan Kolay. ”Keduanya sekarang dalam pengejaran anggota,” ujar Kasat Reskrim Polres Bogo, AKP Auliya R Djabar.

Helmi syarif/haryudi
(ars)
Berita Terkait
Usung Slogan Jakarta...
Usung Slogan Jakarta Baru, Ridwan Kamil: Jakarta Butuh Imajinasi Baru
Aturan Baru Masuk Jakarta
Aturan Baru Masuk Jakarta
Mengantar Jakarta Memasuki...
Mengantar Jakarta Memasuki Normal Baru
Pramono akan Sulap Pasar...
Pramono akan Sulap Pasar Baru Jakpus Jadi Hub Baru seperti Blok M
Ridwan Kamil-Suswono...
Ridwan Kamil-Suswono Janji Bawa Jakarta Baru, Jakarta Maju
Megahnya Jakarta International...
Megahnya Jakarta International Stadium, Ikon Baru Spirit Olahraga Jakarta
Berita Terkini
Dadan Hindayana Cs Korupsi...
Dadan Hindayana Cs Korupsi Tata Kelola MBG, Noel: Memprihatinkan
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan 112 DIM RUU Polri ke Komisi III DPR
Dharma Pongrekun Minta...
Dharma Pongrekun Minta MK Kaji Ulang UU Kesehatan Demi Jaga Kedaulatan Bangsa
Selain Penjara 4,5 Tahun,...
Selain Penjara 4,5 Tahun, Eks Wamenaker Noel Diminta Bayar Uang Pengganti Rp3,4 Miliar
Ribuan Pekerja Rokok...
Ribuan Pekerja Rokok Tembakau Tolak Rancangan Aturan Kemasan Kemenkes
Divonis 4,5 Tahun Penjara...
Divonis 4,5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Ganti Pengganti Rp3,4 Miliar, Noel: Saya Menerima Hukuman Itu
Infografis
Megawati Hangestri Diminati...
Megawati Hangestri Diminati Klub Jepang, Turki, dan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved