Data Pemilih Ditarget Selesai November

Kamis, 10 September 2015 - 12:28 WIB
Data Pemilih Ditarget...
Data Pemilih Ditarget Selesai November
A A A
JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo berharap data pemilih ganda dan pemilih ”siluman” bisa diselesaikan awal November tahun ini.

Dengan begitu, potensi kecurangan dengan cara menggelembungkan suara dari daftar pemilih yang tidak jelas tersebut bisa dihindari pada pelaksanaan Pilkada Serentak, 9 Desember 2015 nanti. ”Selambat-lambatnya awal November 2015 persoalan data sudah teratasi sedetail mungkin,” kata Tjahjo Kumolo, di Gedung DPR, Jakarta, kemarin.

Tjahjo mengatakan, pihaknya telah menyerahkan data daftar penduduk potensial pemilih pemilu (DP4) yang mencakup 102.068.130 jiwa kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang menjadi acuan dalam menetapkan daftar pemilih untuk Pilkada Serentak 2015. Namun, kata dia, data tersebut masih perlu divalidasi, termasuk karena masih ada data orang gila dan orang yang sudah meninggal, tetapi masih masuk dalam data pemilih.

Karena itu, pihaknya saat ini tengah mendata ulang DP4 tersebut agar daftar pemilih pilkada berkualitas dan tidak ada lagi pemilih ganda maupun pemilih siluman yang bisa jadi pintu masuk untuk memanipulasi suara. Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini mengungkapkan, validasi data pemilih juga tidak hanya untukmenekanpeluangterjadi kecurangan di pemilu.

Melainkan juga bisa jadi langkah awal untuk menyiapkan sistem pemilihan melalui e-voting untuk pilkada serentak berikutnya. Jika memungkinkan, lanjut Tjahjo, Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden 2019 bisa saja menggunakan e-voting jika tingkat validitas data pemilihnya sudah dianggap sempurna. ”Kalau ini berhasil baik, pendataannya baik, kami akan mengajak DPR untuk mempertimbangkan 2019 sudah evoting ,” ucapnya.

Sementara itu, anggota KPU Ferry Kurnia Rizkiyansyah mengatakan bahwa data pemilih yang divalidasi sudah hampir 100%. Karena itu, dia optimistis pada pilkada serentak nanti tidak akan terjadi persoalan menyangkut daftar pemilih. ”Sudah sekitar 94 juta orang atau 91%. Mudah-mudahan tiga hari ini data dari daerah sudah masuk semua,” katanya.

Rahmat sahid
(bbg)
Berita Terkait
Mimbar Demokrasi Melawan...
Mimbar Demokrasi Melawan Politik Dinasti
Luncurkan 2Indo Survei,...
Luncurkan 2Indo Survei, Arfino Koto : 2024 Adalah Eranya Anak Muda
Mimbar Demokrasi Tolak...
Mimbar Demokrasi Tolak Politik Dinasti dan Pelanggaran HAM
Mahasiswa Tolak Politik...
Mahasiswa Tolak Politik Dinasti
#PraxiSurvey Soroti...
#PraxiSurvey Soroti Dilema Pemilu 2024, 42,96 Persen Mahasiswa akan Terima Uang Tanpa Pilih Kandidat
Mimbar Demokrasi Lawan...
Mimbar Demokrasi Lawan Politik Dinasti
Berita Terkini
Dukung Naniek S Deyang...
Dukung Naniek S Deyang Pimpin BGN, Arus Bawah Prabowo Minta Program MBG Dibenahi
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Silmy Karim Jadi Tersangka...
Silmy Karim Jadi Tersangka KPK, Mensesneg: Kita Perang Melawan Korupsi
Pertama Dalam Sejarah,...
Pertama Dalam Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan Jadi Kepala KUA
Tak Kaget Dadan dan...
Tak Kaget Dadan dan Silmy Terjerat Kasus Korupsi, Noel: Juni-Juli Banyak Pejabat Ditangkap KPK
Infografis
16 Bank Bangkrut hingga...
16 Bank Bangkrut hingga November 2024, Ini Daftarnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved