Gelang Enam Lapis Antisipasi Tersasar

Kamis, 10 September 2015 - 12:12 WIB
Gelang Enam Lapis Antisipasi...
Gelang Enam Lapis Antisipasi Tersasar
A A A
MEKKAH - Padatnya Kota Mekkah menjelang puncak haji membuat muassasah membagikan jamaah haji Indonesia gelang khusus lewat maktab masing-masing.

Gelang tersebut memiliki enam lapis informasi yang dipakai di tubuh jamaah, yakni gelang dari maktab, gelang identitas dari PPIH, gelang kesehatan, kartu nama hotel, kartu nomor bus, dan sobekan dokumen administrasi perjalanan ibadah haji (dapih) dari paspor.

Kepala Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Daerah Kerja (Daker) Mekkah Arsyad Hidayat mengatakan, di Mekkah layanan terhadap jamaah haji ini dikelola muassasah dan sebagai pelaksana di lapangan adalah maktab-maktab. Jumlah total ada 71 maktab yang masing-masing mengelola sekitar 2.800-3.000 jamaah.

”Gelang yang diberikan oleh maktab itu berisi identitas jamaahdannamahoteltempat pemondokan, termasuk di dalamnya dicantumkan juga nomor hotline yang bisa dihubungi kalau suatu saat jamaah tersasar,” katanya di Mekkah kemarin. Dalam kondisi tersesat, jamaah bisa minta tolong petugas dengan melihat gelangnya.

Kalau ketemu penduduk setempat, maka mereka bisa melihat gelang maktab. Ada nomor maktab dan ketuanya, serta nomor kontak yang bisa dihubungi. ”Kami tidak berharap ada jamaah tersasar. Namun jika ada, ketika ditemukan, dengan mudah bisa dikontak ke alamat maktab yang bersangkutan,” imbuhnya.

Sedangkan, kartu nomor bus memudahkan jamaah dalam mencari bus Shalawat yang akan mengantarkan mereka ke pemondokan. Kartunya ada warna merah, putih, biru, ada nomor lalu tertulis jamaah harus naik kendaraan di mana dan turun di mana. Misalnya, nomor 10 ke pemondokan di kawasan Jarwal dan Biban.

Muhammad Sanasan, jamaah haji asal Tenggarong, Kutai Kartanegara, mengaku terbantu dengan gelang identitas dari maktab dan kartu nama hotel. ”Kadang kan lupa mengingat-ingat nama hotelnya. Kalau dikasih kartu nama begini, kita tidak bingung. Tinggal ambil di tas,” ujarnya seusai sai di Masaa Masjidilharam, Selasa (8/9) dini hari.

Sementara, Kepala Sektor Khusus Daker Mekkah Slamet Budiyono menuturkan bahwa banyak jamaah lanjut usia yang tersasarsaat akanmelakukansai atau seusai sai. ”Ini saya sedang menunggu jamaah supaya tidak tersasar lagi,” ujarnya.

Sunu hastoro f
(bbg)
Berita Terkait
Maria Lumowa Berhasil...
Maria Lumowa Berhasil Diekstradisi ke Indonesia, Simak Kronologis Lengkapnya
Gagal Lolos PPDB, Siswi...
Gagal Lolos PPDB, Siswi Berprestasi Peraih 700 Penghargaan Putus Sekolah
Paskah Nasional 2022...
Paskah Nasional 2022 Wujud Pemulihan Ekonomi Nasional
Hari Pelanggan Nasional...
Hari Pelanggan Nasional 2020
Libur Panjang Kenaikan...
Libur Panjang Kenaikan Isa Almasih, Ribuan Penumpang Padati Stasiun Lempuyangan Yogyakarta
BSSN Gelar Simposium...
BSSN Gelar Simposium Nasional Wujudkan Keamanan Siber Nasional
Berita Terkini
HUT ke-80 Bhayangkara...
HUT ke-80 Bhayangkara Momentum Perkuat Transformasi dan Pelayanan Masyarakat
Pakar Hukum Tegaskan...
Pakar Hukum Tegaskan Karya Jurnalistik Tak Bisa Dijadikan Barang Bukti Persidangan Dokter Tifa
Di Rakernas APEKSI,...
Di Rakernas APEKSI, Menko AHY: Wali Kota Adalah Duta Terbaik untuk Tarik Investasi dan Layani Rakyat Perkotaan
KPK Tahan Tersangka...
KPK Tahan Tersangka Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim
1 Abad Kelahiran Rahmi...
1 Abad Kelahiran Rahmi Hatta Momen Refleksi Nilai Keteladanan bagi Generasi Muda
Menhut Raja Juli Bakal...
Menhut Raja Juli Bakal Kooperatif soal Pengusutan Kasus Bupati Kuansing
Infografis
Antisipasi Perang Besar,...
Antisipasi Perang Besar, Uni Eropa Siapkan Rp13.730 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved