Pengabdian TEPAT, Antar Obat Hingga Armina Pakai Sepeda Bekas

Rabu, 09 September 2015 - 02:05 WIB
Pengabdian TEPAT, Antar...
Pengabdian TEPAT, Antar Obat Hingga Armina Pakai Sepeda Bekas
A A A
MEKKAH - Raut wajah Suhar Dani sumringah saat tiba di Balai Pengobatan Haji Indonesia (BPHI) di Khalidiyah, Mekkah, Senin 7 September 2015 sore. Pria asal Madiun ini merupakan salah satu dari sembilan mukimin (WNI tinggal di Arab Saudi) yang terpilih menjadi tenaga pengantar obat (TEPAT).

Setiap hari, dia bertugas mengantar obat untuk tim kesehatan di sembilan sektor pemondokan jamaah haji Indonesia. Cuaca panas menyengat dengan kelembaban udara rendah yang membuat cairan tubuh terkuras tak menyurutkan semangatnya.

Bermodal sepeda bekas, Suhar Dani menempuh medan terjal naik turun menuju pemondokan yang jaraknya ada yang mencapai 4,5 km dari Masjidil Haram.

“Sepeda bekas ini saya beli Rp150 riyal (sekitar Rp570.000). Kalau beli sepeda baru harganya sampai 350 riyal (sekitar Rp1,3 juta). Saya sudah pernah jadi tenaga Tepat pada 2013 lalu,” ungkapnya.

Suhar menuturkan, hanya Indonesia yang memiliki ide cemerlang mengantarkan obat menggunakan sepeda. “Negara lain tak ada yang memiliki ide seperti ini. Karena unik, maka saya tertarik bergabung,” katanya.

Selama mengantar obat pada musim haji 2013, dia mendapat berbagai pengalaman unik dan menegangkan. Bapak dari empat anak ini pernah menabrak taksi ketika mengantar obat ke pemondokan di Sektor 6.

Tiba-tiba rem sepedanya blong saat melintasi turunan tajam. Padahal di bawah sedang ada taksi yang berhenti. “Akhirnya sepeda saya menabrak taksi. Ban sampai berubah jadi angka delapan. Untung saya hanya lecet sedikit,” kenang pria yang sehari-hari bekerja sebagai sopir ambulans di Kota Jeddah.

Pernah juga sepeda Suhar Dani yang tak dikunci dibawa main oleh anak-anak ke jalanan. “Langsung saya kejar dan panggil mereka,” lanjut Suhar Dani yang sudah 22 tahun bermukim di Arab Saudi.

Area mengantar obat tidak hanya di pemondokan, melainkan saat wukuf di Arofah, Musdalifah dan Mina (Armina). Sebagai konsekuensi jadi petugas pengantar obat, maka sesuai kontrak yang diteken, dia dilarang berhaji.

“Saya kan sudah pernah berhaji. Jadi saya sudah siap untuk tidak naik haji lagi,” lanjutnya.

Petugas pengantar obat seperti Suhar Dani sangat dibutuhkan di Mekkah ketika puncak haji tiba. Jalanan di Tanah Suci macet lantaran dipadati lebih dua juta jamaah. Sehingga diperlukan terobosan agar obat bisa sampai ke tangan jamaah dengan tepat waktu.

“Kriteria petugas TEPAT memang harus sehat, punya pengetahuan terkait pelayanan kesehatan, punya fasilitas sepeda atau sepeda motor, serta diutamakan siap untuk tidak berhaji untuk menjamin kinerja mereka efektif selama masa tugas,” tutur Kabid Kesehatan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Mawari Edy.

Menurut dia, personel TEPAT jumlahnya disesuaikan dengan jumlah sektor yang ada di Mekkah dan kebutuhannya mengikuti permintaan dari seksi Perbekalan Kesehatan (Perbekes). “Mereka akan bertugas selama 40 hari. Di Madinah belum pernah dibentuk TEPAT,” jelasnya.

PILIHAN:

Ini Pihak-pihak yang Disebut SDA Nikmati Sisa Kuota Haji 2012

Menhan Tunda Pembuatan Pesawat Tempur KFX/IFX dengan Korsel
(kri)
Berita Terkait
Umrah Berkali-kali Saat...
Umrah Berkali-kali Saat Haji: Dianjurkan atau Tidak?
Menanti Lampu Hijau...
Menanti Lampu Hijau Umrah untuk Jamaah Asal Indonesia
Ada 2 Pertanyaan Dibenak...
Ada 2 Pertanyaan Dibenak Publik Muncul Terkait Pembatalan Keberangkatan Haji 2020
Indonesia Masih Tunggu...
Indonesia Masih Tunggu Keputusan Saudi Soal Penyelenggaraan Haji
Pemerintah Batalkan...
Pemerintah Batalkan Penyelenggaraan Ibadah Haji 2020
Tak Berangkatkan Jamaah...
Tak Berangkatkan Jamaah Haji 2020, Menteri Agama: Arab Saudi Tidak Membuka Akses
Berita Terkini
3 Tersangka Kasus Suap...
3 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Pokmas Jatim Beri Rp6,9 M agar Dapat Jatah
Penjelasan Menteri PU...
Penjelasan Menteri PU Dody Hanggodo tentang Isu Tak Mau Salaman dengan Bawahan dan Pakai Private Jet
Kuntadi Jadi Jampidsus,...
Kuntadi Jadi Jampidsus, Yusril: Tugas Pokoknya Selesaikan Kasus Febrie Adriansyah
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Jaksa Agung Mutasi 8...
Jaksa Agung Mutasi 8 Kepala Kejaksaan Tinggi, Ada Kajati Aceh hingga Sulsel
Ditjen Imigrasi Siapkan...
Ditjen Imigrasi Siapkan Satu Jenis Paspor Nasional, Nomor Tak Berubah Seumur Hidup
Infografis
10 Figur Publik Penerima...
10 Figur Publik Penerima Beasiswa LPDP, dari Mutiara Baswedan hingga Maudy Ayunda
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved