Cerita SDA Soal Kain Kiswah yang Disita KPK

Senin, 07 September 2015 - 18:19 WIB
Cerita SDA Soal Kain...
Cerita SDA Soal Kain Kiswah yang Disita KPK
A A A
JAKARTA - Mantan Menteri Agama (Menag) Suryadharma Ali (SDA) menolak seluruh dakwaan jaksa pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam nota pembelaannya (eksepsi).

Dalam dakwaan, jaksa menuding SDA telah melakukan dugaan tindak pidana korupsi penyelenggaraan ibadah haji tahun 2012-2013 dan dugaan korupsi dana operasional menteri (DOM) Kementerian Agama (Kemenag).

Dalam perbuatannya, SDA selaku terdakwa dituding KPK telah melakukan korupsi yang mengakibatkan kerugian uang negara sebesar Rp1,8 triliun. Adapun dalam dakwaan jaksa disebutkan jumlah kerugian negara sebesar Rp27 miliar dan 17 juta riyal Saudi.

"Uang itu enggak dimakan oleh saya, oleh JPU disebut menguntungkan pihak lain atau coorporate, bukan saya yang menikmati," ungkap SDA di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (7/9/2015).

Kemudian, SDA juga mengungkap soal adanya selembar kain kiswah yang disita KPK. Kata SDA, kain kiswah itu dijadikan senjata KPK buat menjerat dirinya dalam lingkaran kasus tersebut.

"Kiswah yang dijadikan alat bukti didapat KPK ketika KPK geledah bertepatan dengan satu tahun enam hari saya (ditetapkan) sebagai tersangka. Lalu kalau baru satu tahun enam hari, lalu ketika saya ditetapkan tersangka, alat buktinya apa?" ujarnya.

SDA menolak kain kiswah dijadikan alat bukti oleh KPK. Menurut dia, selain tidak ada kaitan dengan kasus yang menjeratnya, kain kiswah merupakan simbol kesucian yang melekat pada dinding Kakbah.

Dia menilai kain kiswah merupakan kain penutup Rumah Allah (Kakbah) yang harus disucikan. "Karena kiswah yang disebutkan ada pada saya itu sebagai imbalan karena saya berikan keuntungan dan coorporate dari mana? Enggak bener, enggak punya nilai ekonomis," pungkasnya.

PILIHAN:
Untuk Selembar Kain Kiswah, KPK Coba Seret SDA ke Penjara

Tiga Menteri Kabinet Kerja Belum Mundur dari DPR
(kri)
Berita Terkait
Hukum Haji dengan Harta...
Hukum Haji dengan Harta Hasil Korupsi
KPK Gandeng PPATK Telusuri...
KPK Gandeng PPATK Telusuri Aliran Dana Korupsi Kuota Haji
Perkumpulan Ustadz di...
Perkumpulan Ustadz di Jember Minta Firli Kawal Ketat Pengelolaan Dana Haji
Ketua KPK Ungkap Potensi...
Ketua KPK Ungkap Potensi Korupsi Pengelolaan Dana Haji Rp160 Miliar
Daftar 10 Negara dengan...
Daftar 10 Negara dengan Biaya Haji Tertinggi di Dunia
Dana Haji Terus Bertumbuh,...
Dana Haji Terus Bertumbuh, BPKH Perluas Investasi dalam Ekosistem Haji Global
Berita Terkini
Tok! PN Jaktim Terima...
Tok! PN Jaktim Terima Eksepsi Dokter Tifa, Persidangan Pembuktian Tak Dilanjut
Dokter Tifa Siap Hadapi...
Dokter Tifa Siap Hadapi Putusan Sela: Kalau Ditolak, Kami Maju Terus Ungkap Kebenaran
Hari Ini Kortas Tipikor...
Hari Ini Kortas Tipikor Polri Panggil Eks Wakapolri Oegroseno untuk Klarifikasi Lahan Sepolwan
Gantikan Febrie Adriansyah,...
Gantikan Febrie Adriansyah, Kuntadi Diharapkan Pulihkan Kepercayaan Publik
Kejagung Terbitkan Sprindik...
Kejagung Terbitkan Sprindik Baru Dugaan TPPU 74 Kg Emas dan Uang di Rumah Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Bos FBI Temui Prabowo,...
Bos FBI Temui Prabowo, Artefak Papua yang Diselundupkan ke AS Kembali ke Indonesia
Infografis
Profil Andi Saputra,...
Profil Andi Saputra, Hakim Ad Hoc Tipikor yang Sampaikan Dissenting Opinion Vonis Nadiem
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved