Koalisi Nusantara Dinilai Bisa Perkuat Pemerintah

Sabtu, 05 September 2015 - 17:04 WIB
Koalisi Nusantara Dinilai...
Koalisi Nusantara Dinilai Bisa Perkuat Pemerintah
A A A
JAKARTA - Koalisi Nusantara atau koalisi besar dinilai bisa menjadi cara untuk membantu pemerintah mengatasi persoalan ekonomi.

Ketua DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Muhammad Najib mengatakan dukungan banyak pihak bisa membantu pemerintah mencari jalan keluar atas persoalan ekonomi saat ini.

Menurut dia, langkah yang diambil PAN menjadi partai pendukung pemerintah merupakan aplikasi dari prinsip yang selama ini digaungkan Amien Rais. (Baca: Gagasan Bentuk Koalisi Nusantara Sulit Terwujud)

Dia menjelaskan, pendiri partainya itu menegaskan pilar ekonomi dan politik perlu diperkuat untuk untuk memperkokoh bangsa.

"Banyak media termasuk teman-teman KMP (Koalisi Merah Putih) dan KIH (Koalisi Indonesia Hebat) kaget dengan langkah politik PAN yang mengejutkan. Ini adalah untuk memperkuat pilar ekonomi melalui pilar politik," ujar Najib dalam diskusi Polemik Sindo Trijaya di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (5/9/2015).

Dia tidak memungkiri perekonomian Indonesia saat ini semakin goyah. Hal tersebut ditandai dengan terus menaiknya nilai tukar mata uang rupiah terhadap dolar.

Najib mengungkapkan, keputusan untuk mendukung pemerintah sudah dipikirkan oleh PAN secara matang.

"Tidak ada tanda-tanda kita bisa mengerem ini. Kita berada diambang krisis ekonomi maka kalau kita ingin krisis ekonomi bisa perlu memperkokoh pilar politik demi terciptanya persatuan nasional atau yang kita sebut dengan Koalisi Nusantara," tutur Najib.


PILIHAN:


Soal Rehabilitasi Narkoba, Anang Iskandar Kritik Buwas
(dam)
Berita Terkait
Deretan Gubernur dan...
Deretan Gubernur dan Menteri Hadiri Bimtek PAN di Bali
BM PAN Bersama Buruh...
BM PAN Bersama Buruh Dampingi Riyan Hidayat Ambil Formulir Caketum
PAN Gelar Kongres ke-VI...
PAN Gelar Kongres ke-VI di Jakarta, Ini Harapan BM PAN
PAN Didesak Percepat...
PAN Didesak Percepat Proses PAW Hanafi Rais
Musda PAN Tak Digelar...
Musda PAN Tak Digelar Serentak, Tahap Pertama Hanya 16 Daerah
Pengamat Nilai Komunikasi...
Pengamat Nilai Komunikasi PAN Kedepankan Politik Kerukunan Bangsa
Berita Terkini
Kasus Muara Enim, Eks...
Kasus Muara Enim, Eks Penyidik KPK: WTP Penting Bagi Pemda, Malah Jadi Ajang Negosiasi
Peduli Lingkungan, Aliansi...
Peduli Lingkungan, Aliansi Lintas Agama-Kementerian LH Serukan Tobat Ekologis Nasional
Diseminasi Eksaminasi...
Diseminasi Eksaminasi Ungkap Dugaan Kekeliruan Penegakan Hukum dalam Kasus Eks Dirut Indofarma
Mahasiswa Soroti Pemborosan...
Mahasiswa Soroti Pemborosan APBN, Qodari: Prabowo Berhasil Hemat Rp300 Triliun
Polri Gelar Nobar Piala...
Polri Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Pakar Hukum: Mendekatkan Polisi dengan Masyarakat
Ditahan KPK, Asrul Azis...
Ditahan KPK, Asrul Azis Tersangka Baru Kasus Kuota Haji Ajukan Praperadilan ke PN Jaksel
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved