Petahana Dinilai Salah Satu Faktor Kerawanan Pilkada 2015

Selasa, 01 September 2015 - 17:31 WIB
Petahana Dinilai Salah...
Petahana Dinilai Salah Satu Faktor Kerawanan Pilkada 2015
A A A
JAKARTA - Selain lima aspek indeks kerawanan pemilu di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2015 yang dirilis Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dinilai masih ada beberapa kerawanan lain yang perlu diperhatikan.

Pengamat Politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Syamsudin Haris berpendapat, salah satunya ialah kehadiran kepala daerah yang kembali maju atau petahana dalam pilkada serentak yang akan dilangsungkan pada akhir tahun ini.

"Salah satu kerawanan dalam pilkada adalah di wilayah-wilayah yang pasangan calon adalah petahana atau incumbent," kata Syamsudin dalam Launching dan Diskusi Indeks Kerawanan Pemilu di Hotel Santika Premiere, Jakarta, Selasa (1/9/2015).

Kerawanan akan lebih tinggi, apabila kinerja petahana yang kembali maju dalam pilkada serentak merupakan orang-orang yang diketahui memiliki kinerja buruk.

"Kalau kinerja baik akan menjadi kampanye (untuk kembali maju)," terangnya.

Syamsudin juga menegaskan, bahwa banyak faktor lain yang menyebabkan jalannya Pilkada 2015 penuh dengan kerawanan. "Indeks kerawanan juga dipengaruhi banyak indeks yang lain," pungkasnya.

Sebelumnya, Bawaslu memiliki lima aspek indeks kerawanan pemilu untuk Pilkada 2015 yakni profesionalitas penyelenggara, politik uang, akses pengawasan, partisipasi masyarakat dan keamanan daerah.

PILIHAN:
Hendardji: Mungkin KPK Bukan Tempat yang Cocok untuk Saya

Keamanan Provinsi Banten Paling Rawan di Pilkada 2015
(kri)
Berita Terkait
Jadwal dan Tahapan Pilkada...
Jadwal dan Tahapan Pilkada Serentak Tahun 2024
Mahfud MD, Setelah Pilkada...
Mahfud MD, Setelah Pilkada Timbul Sejumlah Permasalahan
Kaesang Pangarep Tidak...
Kaesang Pangarep Tidak Bisa Maju Pilkada 2024
Aji Mumpung Anak Mahkota...
Aji Mumpung Anak Mahkota di Pemilihan Kepala Daerah
Kampanye Daring Tak...
Kampanye Daring Tak Diminati Paslon Pilkada Serentak 2020
27 November Akan Ditetapkan...
27 November Akan Ditetapkan sebagai Hari Libur Nasional  
Berita Terkini
MUI Desak Hukuman Tegas...
MUI Desak Hukuman Tegas Bagi Pelaku dan Pengkampanye LGBT
Kemenhaj: 76.829 Jemaah...
Kemenhaj: 76.829 Jemaah Haji dari 195 Kloter Telah Tiba di Indonesia
Prabowo Bakal Hadiri...
Prabowo Bakal Hadiri KTT ASEAN-Rusia di Kazan 17 Juni, Ini Kata Wamenlu
Kasus Muara Enim, Eks...
Kasus Muara Enim, Eks Penyidik KPK: WTP Penting Bagi Pemda, Malah Jadi Ajang Negosiasi
Peduli Lingkungan, Aliansi...
Peduli Lingkungan, Aliansi Lintas Agama-Kementerian LH Serukan Tobat Ekologis Nasional
Diseminasi Eksaminasi...
Diseminasi Eksaminasi Ungkap Dugaan Kekeliruan Penegakan Hukum dalam Kasus Eks Dirut Indofarma
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved