Wanita Gelapkan Berlian Rp4 Miliar untuk Persalinan

Jum'at, 28 Agustus 2015 - 09:06 WIB
Wanita Gelapkan Berlian...
Wanita Gelapkan Berlian Rp4 Miliar untuk Persalinan
A A A
JAKARTA - Butuh uang untuk melahirkan, seorang wanita nekat menggelapkan berlian senilai Rp4 miliar.

Martiarti, 32, mengaku terpaksa melakukan penggelapan karena desakan ekonomi. ”Saya mau melahirkan dan harus menghidupi tiga anak,” katanya di Mapolsek Pancoran kemarin. Kapolsek Pancoran Kompol Minto Padal Putro menjelaskan, pelaku ditangkap setelah mendapat laporan dari korban bernama Sri, 62.

Kepada petugas, korban mengaku berlian miliknya dititipkan kepada pelaku yang diketahui sebagai broker berlian untuk dijual. Namun bukannya mendapatkan hasil penjualan, berliannya malah dibawa kabur pelaku dan dijual kepada kolektor berlian di Bali yang kebetulan dikenal korban. Awalnya korban percaya karena pernah menjual berlian kepada pelaku dan berjalan mulus. ”Tapi, setelah kerja sama kedua, tiga butir berliannya lenyap sampai sekarang, korban pun belum menerima uangnya,” ujar Minto.

Ketika korban menanyakan dikemanakan sisa berlian yang dititipkan untuk dijual, si pelaku selalu berkelit belum dibayar. Merasa dirugikan, korban akhirnya melaporkan kasus ini ke Polsek Pancoran. Polisi menangkap pelaku di Bogor, Rabu (26/8). Dari keterangan tersangka, dirinya menjual tiga butir berlian mencapai Rp1,7 miliar kepada pembeli di Denpasar, Bali.

Di bagian lain, Abdul Munir, 70, ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Depok atas kasus dugaan tindak pidana memasuki pekarangan rumah orang lain tanpa izin. Dia ditangkap pada 26 Juni 2015. Munir mengatakan sudah menempati rumah di BTN Bojong Gede sejak 1993 atas perintah pemilik rumah bernama Irawati yang diketahui sebagai pelapor.

Munir yang juga menjadi pegawai dari Irawati diminta merawat rumah itu dan dijanjikan akan diberi upah dari merawat rumah yang sudah lebih dari 20 tahun dia tempati. ”Namun dia tidak memberikan upah, tetapi justru melaporkan saya,” ujar Munir di Kantor LBH Jakarta, Menteng, Jakarta Pusat, kemarin.

Eko Hariadi Sembiring selaku pengacara penanganan perkara pidana LBH Jakarta mengatakan, hal pertama yang akan dilakukan adalah mengonfirmasi ke Polresta Depok perihal laporan yang dibuat Irawati.

Helmi syarif/ Ridwansyah
(ftr)
Berita Terkait
Usung Slogan Jakarta...
Usung Slogan Jakarta Baru, Ridwan Kamil: Jakarta Butuh Imajinasi Baru
Aturan Baru Masuk Jakarta
Aturan Baru Masuk Jakarta
Mengantar Jakarta Memasuki...
Mengantar Jakarta Memasuki Normal Baru
Pramono akan Sulap Pasar...
Pramono akan Sulap Pasar Baru Jakpus Jadi Hub Baru seperti Blok M
Ridwan Kamil-Suswono...
Ridwan Kamil-Suswono Janji Bawa Jakarta Baru, Jakarta Maju
Megahnya Jakarta International...
Megahnya Jakarta International Stadium, Ikon Baru Spirit Olahraga Jakarta
Berita Terkini
Momen Prabowo Beri Hormat...
Momen Prabowo Beri Hormat ke Jokowi saat Peringatan Hari Bhayangkara di Cikeas
Jokowi dan JK Hadiri...
Jokowi dan JK Hadiri Peringatan Hari Bhayangkara di Satlat Brimob Cikeas
Profil Andi Saputra,...
Profil Andi Saputra, Hakim Ad Hoc Tipikor yang Sampaikan Dissenting Opinion Vonis Nadiem
Pastikan Jokowi Hadiri...
Pastikan Jokowi Hadiri Sidang Roy Suryo dan Dokter Tifa, Andi Azwan: untuk Buktikan Keaslian Ijazah
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: JPU Abaikan Sejumlah Laporan Pelapor dalam Dakwaan
Presiden Prabowo Jadi...
Presiden Prabowo Jadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Bhayangkara di Cikeas
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Ondel-ondel Digunakan untuk Ngamen di Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved