Kubu Agung Nilai Golkar Harus Islah Secara Komprehensif
Kamis, 27 Agustus 2015 - 16:42 WIB
Kubu Agung Nilai Golkar Harus Islah Secara Komprehensif
A
A
A
JAKARTA - Wakil Ketua Umum Partai Golkar kubu Agung Laksono, Yorrys Raweyai bertemu dengan Ketua DPR Setya Novanto yang juga Wakil Ketua Umum Partai Golkar kubu Aburizal Bakrie (Ical).
Yorrys menilai, kedua kubu dalam Partai Golkar perlu melakukan islah yang komprehensif. Menurutnya, islah komperhensif tersebut didukung dengan adanya konsolidasi selama proses pilkada dengan satu suara mendukung pasangan calon di sejumlah daerah agar lolos.
"Sekarang kan ingin masuk ke islah komprehensif. Ini sesuai yang ada di Mahkamah Partai. Kita komunikasikan terus dengan cara-cara dalam proses pemenangan di pilkada," ujar Yorrys di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (27/8/2015).
Yorrys mengungkapkan, konsolidasi yang dilakukan Partai Golkar di sejumlah daerah masih terhambat dalam pendaftaran pasangan calon di pilkada. Maka itu, menurutnya konsolidasi harus terus dilakukan agar semua kendala di beberapa daerah dapat ditemukan penyelesaiannya.
"Kita kan dari 269 itu 219 disepakati tim 10. Cuma seperti daerah di Kabupaten Pegunungan Farfak, Papua Barat, dan Sulawesi Utara masih ada kendala. Ini yang coba kita konsolidasikan," tandasnya.
PILIHAN:
Bahas Pilkada dan Islah Golkar, Yorrys Temui Setya di DPR
Agus Hermanto Bantah 7 Mega Proyek Hadiah HUT ke-70 DPR
Yorrys menilai, kedua kubu dalam Partai Golkar perlu melakukan islah yang komprehensif. Menurutnya, islah komperhensif tersebut didukung dengan adanya konsolidasi selama proses pilkada dengan satu suara mendukung pasangan calon di sejumlah daerah agar lolos.
"Sekarang kan ingin masuk ke islah komprehensif. Ini sesuai yang ada di Mahkamah Partai. Kita komunikasikan terus dengan cara-cara dalam proses pemenangan di pilkada," ujar Yorrys di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (27/8/2015).
Yorrys mengungkapkan, konsolidasi yang dilakukan Partai Golkar di sejumlah daerah masih terhambat dalam pendaftaran pasangan calon di pilkada. Maka itu, menurutnya konsolidasi harus terus dilakukan agar semua kendala di beberapa daerah dapat ditemukan penyelesaiannya.
"Kita kan dari 269 itu 219 disepakati tim 10. Cuma seperti daerah di Kabupaten Pegunungan Farfak, Papua Barat, dan Sulawesi Utara masih ada kendala. Ini yang coba kita konsolidasikan," tandasnya.
PILIHAN:
Bahas Pilkada dan Islah Golkar, Yorrys Temui Setya di DPR
Agus Hermanto Bantah 7 Mega Proyek Hadiah HUT ke-70 DPR
(kri)