DPR Tolak Pembentukan Badan Cyber Nasional

Selasa, 25 Agustus 2015 - 10:28 WIB
DPR Tolak Pembentukan...
DPR Tolak Pembentukan Badan Cyber Nasional
A A A
JAKARTA - Komisi I DPR menilai pemerintah tidak perlu membentuk lembaga baru yang menangani masalah cyber.

Kalaupun harus dibentuk, sebaiknya hanya setingkat gugus tugas lintas sektoral yang tidak memerlukan regulasi dan anggaran baru. Menurut Ketua Komisi I DPR Mahfudz Siddiq, masalah cyber telah menjadi urusan lintas sektoral dan sudah banyak kementerian dan lembaga yang memiliki desk khusus yang menangani itu.

Lembaga tersebut antara lain Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo), Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg), dan Badan Intelijen Negara (BIN). ”Menurut saya tidak diperlukan pembentukan badan baru untuk kelola urusan cyber,” ujarnya di Jakarta kemarin. Namun, bagi Mahfudz, masalah cyber hal yang sangat penting sehingga pemerintah tetap perlu menanganinya secara serius.

Cyber menurut dia telah menjadi tren dunia global yang didorong oleh kemajuan teknologi komunikasi dan informasi yang cepat. Teknologi cyber juga berkembang di sektor pertahanan-keamanan dan intelijen. Namun, yang paling penting dilakukan pemerintah adalah melakukan koordinasi dan integrasi pada sistem pengelolaannya pada lembagalembaga yang telah memiliki desk khusus cyber.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Luhut Panjaitan mengatakan, pembentukan Badan Cyber Nasional akan menjadi salah satu prioritas utamanya. ”Embrionya sudah ada, jadi kami akan memprioritaskan masalah tersebut,” ujar Luhut di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Selasa (18/8).

Luhut mengaku menjadikan itu sebagai prioritas, karena secara pribadi dia memahami permasalahan pertahanan dunia maya ini. Adapun pembentukan Badan Cyber Nasional pertama kali digaungkan Menko Polhukam periode 2014-2015 Tedjo Edhy Purdijatno awal Maret 2015.

Kiswondari/ant
(ftr)
Berita Terkait
Mimbar Demokrasi Melawan...
Mimbar Demokrasi Melawan Politik Dinasti
Luncurkan 2Indo Survei,...
Luncurkan 2Indo Survei, Arfino Koto : 2024 Adalah Eranya Anak Muda
Mimbar Demokrasi Tolak...
Mimbar Demokrasi Tolak Politik Dinasti dan Pelanggaran HAM
Mahasiswa Tolak Politik...
Mahasiswa Tolak Politik Dinasti
#PraxiSurvey Soroti...
#PraxiSurvey Soroti Dilema Pemilu 2024, 42,96 Persen Mahasiswa akan Terima Uang Tanpa Pilih Kandidat
Mimbar Demokrasi Lawan...
Mimbar Demokrasi Lawan Politik Dinasti
Berita Terkini
Wamensesneg: Presiden...
Wamensesneg: Presiden Sangat Paham dan Menghargai Kebebasan Akademik di Kampus
Modus Judi Online di...
Modus Judi Online di Hayam Wuruk Samarkan Aktivitas sebagai Perusahaan Teknologi
Tito Dorong Penguatan...
Tito Dorong Penguatan BNPP RI untuk Percepatan Pembangunan dan Keamanan Perbatasan
MK Tolak Gugatan Dharma...
MK Tolak Gugatan Dharma Pongrekun Atas UU Kesehatan: Kepatuhan Warga adalah Konsekuensi Logis
Refly Harun Desak PN...
Refly Harun Desak PN Jakarta Timur Bolehkan Siaran Langsung Sidang Dokter Tifa
Latsarmil Manajer Kopdes...
Latsarmil Manajer Kopdes Dievaluasi, Istana: Insyaaallah, Tidak Terjadi Korban Lagi
Infografis
10 Tokoh Dianugerahi...
10 Tokoh Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional Tahun 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved