Kejagung Dinilai Ceroboh jika Salah Geledah
Senin, 24 Agustus 2015 - 18:04 WIB
Kejagung Dinilai Ceroboh jika Salah Geledah
A
A
A
JAKARTA - Laporan masyarakat yang dilakukan PT Victoria Sekuritas Indonesia (VSI) ke DPR harusnya menjadi peringatan bagi Jaksa Agung untuk menata kembali para jaksa dalam melaksanakan tugas sebagai penegak hukum.
Mantan Ketua Komisi Kejaksaan, Halius Hosen menegaskan, pihak Kejaksaan Agung (Kejagung) dianggap ceroboh jika benar Satgasus Kejagung salah melakukan penggeledahan dalam kasus dugaan korupsi dalam penjualan cessie atau jaminan hak tagih oleh Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN).
"Setiap tindakan penegakan hukum itu ada standar operasi prosedur. Tentu sampai terjadinya hal ini jaksa tidak melakukan SOP yang dibuatnya sendiri. Itu risiko besar dan fatal," ujar Halius, Jakarta, Senin (24/8/2015).
Maka itu dia memahami jika PT VSI protes atas tindakan Kejagung demi pemulihan nama baiknya. "Saya juga minta Kejagung enggak menutup-nutupi kalau lalai, salah akui gentlemen ke publik. Jangan tutupi enggak bersalah," tukasnya.
Baca: Jaksa Agung Nilai Penggeledahan PT VSI Sesuai Prosedur.
Mantan Ketua Komisi Kejaksaan, Halius Hosen menegaskan, pihak Kejaksaan Agung (Kejagung) dianggap ceroboh jika benar Satgasus Kejagung salah melakukan penggeledahan dalam kasus dugaan korupsi dalam penjualan cessie atau jaminan hak tagih oleh Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN).
"Setiap tindakan penegakan hukum itu ada standar operasi prosedur. Tentu sampai terjadinya hal ini jaksa tidak melakukan SOP yang dibuatnya sendiri. Itu risiko besar dan fatal," ujar Halius, Jakarta, Senin (24/8/2015).
Maka itu dia memahami jika PT VSI protes atas tindakan Kejagung demi pemulihan nama baiknya. "Saya juga minta Kejagung enggak menutup-nutupi kalau lalai, salah akui gentlemen ke publik. Jangan tutupi enggak bersalah," tukasnya.
Baca: Jaksa Agung Nilai Penggeledahan PT VSI Sesuai Prosedur.
(kur)