Sorot Polemik JK-Rizal, Ketua DPR Nilai Ada Kesalahpahaman
Senin, 24 Agustus 2015 - 15:55 WIB
Sorot Polemik JK-Rizal, Ketua DPR Nilai Ada Kesalahpahaman
A
A
A
JAKARTA - Ketua DPR Setya Novanto menilai, perdebatan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) dengan Menteri Koordinator (Menko) bidang Kemaritiman Rizal Ramli, lantaran JK ingin agar situasi dalam pemerintahan kondusif.
Maka itu, JK meminta agar Rizal memahamai dulu proyek listrik 35.000 megawatt. "Saya rasa maksudnya Pak JK ingin suasana dalam kabinet pemerintahan benar-benar kondusif antara menteri-menteri dengan pemerintah," kata Setya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (24/8/2015).
Wakil Ketua Umum Partai Golkar kubu Ical itu mengaku memahami yang dilakukan oleh JK. Pasalnya, sebagai seorang Menko, tugas Rizal sangat berat. Maka itu menurutnya, Rizal seharusnya tidak langsung mengkritik program pemerintah, sehingga muncul kegaduhan.
Rizal kata Setya, seharusnya melakukan kritik tersebut di dalam rapat kabinet, bukan di depan publik. "Apa lagi posisi Menko adalah menteri yang mengadakan koordinasi. Kan bisa dievaluasi di internal terlebih dahulu," tandas Setya.
Pilihan:
Adhie Massardi Nilai JK Tak Bijak Respons Kritik Rizal Ramli
Kekuatan Marinir Indonesia Masuk Tiga Besar di Dunia
Maka itu, JK meminta agar Rizal memahamai dulu proyek listrik 35.000 megawatt. "Saya rasa maksudnya Pak JK ingin suasana dalam kabinet pemerintahan benar-benar kondusif antara menteri-menteri dengan pemerintah," kata Setya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (24/8/2015).
Wakil Ketua Umum Partai Golkar kubu Ical itu mengaku memahami yang dilakukan oleh JK. Pasalnya, sebagai seorang Menko, tugas Rizal sangat berat. Maka itu menurutnya, Rizal seharusnya tidak langsung mengkritik program pemerintah, sehingga muncul kegaduhan.
Rizal kata Setya, seharusnya melakukan kritik tersebut di dalam rapat kabinet, bukan di depan publik. "Apa lagi posisi Menko adalah menteri yang mengadakan koordinasi. Kan bisa dievaluasi di internal terlebih dahulu," tandas Setya.
Pilihan:
Adhie Massardi Nilai JK Tak Bijak Respons Kritik Rizal Ramli
Kekuatan Marinir Indonesia Masuk Tiga Besar di Dunia
(maf)