Gudang di Tianjin Tidak Miliki Lisensi

Rabu, 19 Agustus 2015 - 09:45 WIB
Gudang di Tianjin Tidak...
Gudang di Tianjin Tidak Miliki Lisensi
A A A
BEIJING - Gudang perusahaan China di Tianjin yang meledak pekan lalu tidak memiliki lisensi untuk menangani bahan kimia berbahaya hingga dua bulan lalu.

Kantor berita Xinhua melaporkan hal itu kemarin. Menurut Xinhua, selama delapan bulan sebelum Juni, Tianjin International Ruihai Logistics menangani bahan kimia berbahaya tanpa dokumen yang lengkap. Ledakan di Tianjin menewaskan sedikitnya 114 orang dan melukai 700 orang. Sebanyak 70 orang masih hilang, sebagian besar adalah petugas pemadam kebakaran.

Dan, sekitar 17.000 rumah hancur akibat ledakan dan gelombang kejut. Sejumlah keluarga korban menggelar peringatan untuk mengenang korban tewas di kota itu kemarin. Kapal-kapal kargo membunyikan klaksonnya dan keluarga korban berkumpul sambil mengheningkan cipta mengenang tragedi tersebut. Proses penyelidikan menemukan bahwa gudang itu menyimpan ratusan ton sodium cyanide (sianida). Jumlah tersebut jauh melebihi yang diizinkan otoritas.

Ada juga pelanggaran undang-undang karena perumahan dibangun dalam radius 500 meter. Undang-undang mengizinkan perumahan harus dibangun dalam radius 1 kilometer dari fasilitas berbahaya tersebut. ”Perusahaan menangani bahan kimia berbahaya selama periode itu tanpa lisensi,” ungkap seorang eksekutif dari perusahaan tersebut pada Xinhua .

Xinhua melaporkan, sejumlah dokumen menunjukkan bahwa perusahaan itu diizinkan menangani bahan kimia berbahaya antara April dan Oktober tahun lalu. ”Ruihai memperoleh lisensi operasional pelabuhan dua bulan lalu yang mengizinkan penanganan bahan kimia beracun,” ungkap laporan Xinhua, dikutip BBC.

Di sisi lain, total klaim asuransi akibat ledakan di Tianjin bisa melebihi perkiraan saat ini. Credit Suisse memperkirakan, total kerugian asuransi dapat mencapai USD1-1,5 miliar (sekitar Rp14-21 triliun). Adapun, badan rating kredit Fitch menyatakan, total tagihan klaim asuransi bisa lebih besar dari nilai perkiraan tersebut.

Syarifudin
(ars)
Berita Terkait
Rakyat Myanmar Siap...
Rakyat Myanmar Siap Laksanakan Pemilihan Umum Minggu Ini
Polisi Italia Sita 6,6...
Polisi Italia Sita 6,6 Ton Ganja dalam Kapal Pesiar Bendera Amerika
Film Horor hingga Superhero,...
Film Horor hingga Superhero, 5 Film Indonesia Go International
Netanyahu Sebut Akan...
Netanyahu Sebut Akan Caplok 30% Wilayah Tepi Barat ke Israel
Masjid Al-Aqsa Kembali...
Masjid Al-Aqsa Kembali Dibuka Setelah Hampir 3 Bulan Ditutup
Pesawat Pakistan Jatuh,...
Pesawat Pakistan Jatuh, Kemlu Sebut Sementara Tidak Ada Korban WNI
Berita Terkini
Darunnajah Gelar 4th...
Darunnajah Gelar 4th ICOP Bersama Menteri ATR/BPN, Siap Optimalisasi Wakaf Nasional
Terbukti Selingkuh dan...
Terbukti Selingkuh dan Pungli, Anggota KPU OKU Timur Dipecat
Poltracking Temukan...
Poltracking Temukan PDIP Puas Kinerja Pemerintahan Prabowo-Gibran
Partai Perindo Dorong...
Partai Perindo Dorong Aturan Pemilu Harus Adil dan Setara: Nomor Urut Parpol Dikocok Ulang
Pigai Usul Jabatan Utama...
Pigai Usul Jabatan Utama Polri Bisa Diisi Sipil, Pakar Hukum: Bisa Timbulkan Persoalan
Wali Kota Agustina Bawa...
Wali Kota Agustina Bawa Inovasi Semarang ke Panggung Nasional, Tawarkan Solusi Ketahanan Pangan Kota Masa Depan
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved