Konsolidasi, KMP Tegaskan Tetap Jadi Penyeimbang

Selasa, 18 Agustus 2015 - 08:12 WIB
Konsolidasi, KMP Tegaskan...
Konsolidasi, KMP Tegaskan Tetap Jadi Penyeimbang
A A A
BOGOR - Koalisi Merah Putih (KMP) menjadikan peringatan HUT ke-70 Kemerdekaan RI sebagai ajang konsolidasi di antara partai politik (parpol) anggota.

Kemarin parpol KMP menggelar upacara bendera di Lapangan Nusantara Polo Club (NPC), Cibinong, Bogor, Jawa Barat. Dengan konsolidasi tersebut, KMP kembali menegaskan posisinya sebagai penyeimbang yang kritis terhadap pemerintahan Presiden Joko Widodo- Jusuf Kalla (Jokowi-JK). Sekretaris Komisariat KMP Idrus Marham berujar, dengan kedua kalinya KMP mengadakan upacara HUT Kemerdekaan RI, menunjukkan bahwa KMP tetap solid dan mampu bertahan hingga hari ini.

”Padahal pada awal pembentukannya, banyak yang beranggapan bahwa umur KMP paling satu atau dua bulan saja,” kata Idrus seusai upacara kemarin. Idrus kembali menegaskan bahwa KMP yang dideklarasikan pada 14 Juli 2014 bersifat nasional dan permanen. Pendirian KMP didasarkan pada ideologi, berbasis akademik, dan berorientasi kerakyatan.

Dengan begitu, di samping memiliki tugas pokok mengawasi jalannya pemerintahan, KMP juga akan memberikan kontribusi yang nyata untuk bangsa. Sebelumnya, pada kegiatan yang sama Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto mengucapkan terima kasih kepada partai yang tergabung dalam KMP karena telah mempercayakan Partai Gerindra sebagai tuan rumah perayaan upacara kemerdekaan kemarin.

Prabowo mengatakan memberikan kesempatan kepada parpol KMP lain untuk menjadi tuan rumah pada perayaan kemerdekaan tahun berikutnya. Dalam orasi, Prabowo menegaskan setiap anak bangsa harus menghormati negaranya dan kemerdekaan yang diraih dengan jerih payah harus dipertahankan. Kehormatan bangsa, kata Prabowo, harus terus diperjuangkan supaya Indonesia mampu menjadi bangsa yang berdiri di atas kakinya sendiri.

”Kita adalah benteng terakhir NKRI, cita-cita kita adalah untuk menyelamatkan bangsa kita, menyelamatkan Indonesia dari segala ancaman,” ujarnya. Upacara yang berlangsung selama kurang lebih satu jam itu merupakan puncak dari rangkaian acara sebelumnya. Sejak 14 Agustus 2015, anggota legislatif Partai Gerindra dari seluruh tingkatan yang tersebar di Indonesia mengikuti program outbond training di tempat itu.

Upacara ini dihadiri kurang lebih 4.000 peserta dan sekitar 1.000 undangan. Prabowo selaku inspektur upacara terlebih dulu memeriksa barisan peserta upacara dengan menunggang kuda. Para elite parpol KMP juga ikut mengiringi dengan berdiri di atas Jeep putih.

Upacara ini dihadiri para elite partai KMP, seperti Presiden Partai Keadilan Sejahtera Sohibul Iman, Sekjen DPP Partai Golkar Munas Bali Idrus Marham, Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Munas Bali Akbar Tandjung, Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan Muktamar Jakarta Djan Faridz, Wasekjen PKS sekaligus Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah, dan Sekretaris Jenderal DPP Partai Amanat Nasional Eddy Soeparno

Kiswondari
(ars)
Berita Terkait
Mimbar Demokrasi Melawan...
Mimbar Demokrasi Melawan Politik Dinasti
Luncurkan 2Indo Survei,...
Luncurkan 2Indo Survei, Arfino Koto : 2024 Adalah Eranya Anak Muda
Mimbar Demokrasi Tolak...
Mimbar Demokrasi Tolak Politik Dinasti dan Pelanggaran HAM
Mahasiswa Tolak Politik...
Mahasiswa Tolak Politik Dinasti
#PraxiSurvey Soroti...
#PraxiSurvey Soroti Dilema Pemilu 2024, 42,96 Persen Mahasiswa akan Terima Uang Tanpa Pilih Kandidat
Mimbar Demokrasi Lawan...
Mimbar Demokrasi Lawan Politik Dinasti
Berita Terkini
Ditetapkan Tersangka...
Ditetapkan Tersangka oleh KPK, Bupati Cilacap Syamsul Ajukan Praperadilan
Langkah Berani Kejagung...
Langkah Berani Kejagung Sentuh Korupsi MBG Jadi Sinyal Kuat Penegakan Hukum Tanpa Impunitas
Cegah Kasus Korupsi...
Cegah Kasus Korupsi di BGN Terulang, Saut Situmorang Beri Saran Ini ke Nanik Deyang
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Prihatin Kasus Korupsi...
Prihatin Kasus Korupsi di BGN, Hasto PDIP: Suara Kritis Masyarakat Sudah Mengungkapkan Hal Itu
Kelakar Jenderal Sigit:...
Kelakar Jenderal Sigit: Selesai Jadi Kapolri, Saya Gantian Jadi Aktivis
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved