Fraksi PKS: Pidato Jokowi Masih Bicara Pada Tataran Rencana
Jum'at, 14 Agustus 2015 - 21:14 WIB
Fraksi PKS: Pidato Jokowi Masih Bicara Pada Tataran Rencana
A
A
A
JAKARTA - Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jazuli Juwaini mengapresiasi pidato Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam rangka HUT RI ke-70 di sidang bersama MPR, DPR dan DPD.
Hal yang patut diapresiasi ialah kejujuran mantan Wali Kota Solo itu dalam mengangkat permasalahan yang dihadapi Indonesia setelah 70 tahun merdeka. Namun sebagian besar isi pidato Jokowi masih bicara pada tataran rencana-rencana, bahkan sekadar keprihatinan di beberapa bagian.
"Padahal yang terpenting adalah implementasinya, apalagi dihadapkan pada realitas kondisi ekonomi yang terpuruk," kata Jazuli di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2015).
Ia menyampaikan, saat ini rakyat bukan lagi menunggu janji dan wacana presiden. Akan tetapi, memerlukan kebijakan pemerintah yang mampu menyelesaikan persoalan.
"Di tengah harga-harga yang naik, daya beli rakyat yang menurun drastis, nilai tukar rupiah yang jatuh, yang ditunggu adalah langkah taktis dan efektif pemerintah untuk menanganinya," kata dia.
Anggota Komisi III ini menambahkan, Nawacita, Trisakti serta revolusi mental yang digaungkan Jokowi merupakan program positif yang perlu dijalankan dalam sebuah kebijakan.
"Presiden dan kabinetnya harus lebih bergegas membuat policy yang komprehensif untuk jangka pendek dan jangka panjang."
"Pemerintah harus cepat action, jangan lagi berwacana, ambil penuh tanggung jawab, jangan lagi rakyat yang menanggung susah," pungkasnya.
PILIHAN:
Seskab Klaim Pidato Jokowi Sesuai dengan Janji Kampanye
Pidato Presiden, Ekspresi Kejujuran Jokowi
Hal yang patut diapresiasi ialah kejujuran mantan Wali Kota Solo itu dalam mengangkat permasalahan yang dihadapi Indonesia setelah 70 tahun merdeka. Namun sebagian besar isi pidato Jokowi masih bicara pada tataran rencana-rencana, bahkan sekadar keprihatinan di beberapa bagian.
"Padahal yang terpenting adalah implementasinya, apalagi dihadapkan pada realitas kondisi ekonomi yang terpuruk," kata Jazuli di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2015).
Ia menyampaikan, saat ini rakyat bukan lagi menunggu janji dan wacana presiden. Akan tetapi, memerlukan kebijakan pemerintah yang mampu menyelesaikan persoalan.
"Di tengah harga-harga yang naik, daya beli rakyat yang menurun drastis, nilai tukar rupiah yang jatuh, yang ditunggu adalah langkah taktis dan efektif pemerintah untuk menanganinya," kata dia.
Anggota Komisi III ini menambahkan, Nawacita, Trisakti serta revolusi mental yang digaungkan Jokowi merupakan program positif yang perlu dijalankan dalam sebuah kebijakan.
"Presiden dan kabinetnya harus lebih bergegas membuat policy yang komprehensif untuk jangka pendek dan jangka panjang."
"Pemerintah harus cepat action, jangan lagi berwacana, ambil penuh tanggung jawab, jangan lagi rakyat yang menanggung susah," pungkasnya.
PILIHAN:
Seskab Klaim Pidato Jokowi Sesuai dengan Janji Kampanye
Pidato Presiden, Ekspresi Kejujuran Jokowi
(hyk)