Alasan Versi PDIP Kenapa Puan Tak Kena Reshuffle
Kamis, 13 Agustus 2015 - 12:49 WIB
Alasan Versi PDIP Kenapa Puan Tak Kena Reshuffle
A
A
A
JAKARTA - Dari enam menteri yang di-reshuffle dari Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo (Jokowi), nama Menteri Koordinator bidang Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani tidak ikut terkena perombakan tersebut.
Politikus senior PDIP Hendrawan Supratikno menilai, Puan tidak kena reshuffle lantaran pada semester I Kabinet Kerja Jokowi, program riil yang dihasilkan oleh kementerian-kementerian yang ada dibawah Puan, paling kelihatan.
"Misalnya Kartu Indonesia Sehat, Kartu Indonesia Pintar, Kartu Keluarga Sejahtera, revitalisasi BKKBN," ujar Hendrawan saat dihubungi wartawan, Kamis (13/8/2015).
Meski program-program yang ditangani oleh Puan adalah program Jokowi, namun menurut dia, koordinasinya tetap ada di tangan Puan. Maka itu, Hendawan menilai, secara objektif, hasil kerja menteri-menteri di bawah Puan yang sangat terlihat.
Kemudian lanjut dia, Puan memiliki modal sosial yang tinggi karena Puan adalah simbol dukungan dari partai yang mengusung Jokowi.
"Iyalah. Modal sosial ini yang besar itu kita tak bisa menutup mata. Komunikasi Puan ini begitu baik karena sudah menjadi ketua fraksi dan berinteraksi dengan DPR," ucap Hendrawan.
Dengan alasan-alasan tersebut kata dia, Puan sangat memadai di posisi itu. Meski Hendrawan tak mengeleak jika alasan paling menonjok Jokowi tak me-reshuffle Puan lantaran memiliki modal sosial yang besar.
"Ya, tapi ini tidak bisa dipisah-pisahkan. Masa ada pertimbangan yang disekat-sekat gitu, harus komprehensif," pungkasnya.
Pilihan:
Setelah Dicopot, Mereka Tak Diundang Acara Pelantikan
Kekuatan Marinir Indonesia Masuk Tiga Besar di Dunia
Politikus senior PDIP Hendrawan Supratikno menilai, Puan tidak kena reshuffle lantaran pada semester I Kabinet Kerja Jokowi, program riil yang dihasilkan oleh kementerian-kementerian yang ada dibawah Puan, paling kelihatan.
"Misalnya Kartu Indonesia Sehat, Kartu Indonesia Pintar, Kartu Keluarga Sejahtera, revitalisasi BKKBN," ujar Hendrawan saat dihubungi wartawan, Kamis (13/8/2015).
Meski program-program yang ditangani oleh Puan adalah program Jokowi, namun menurut dia, koordinasinya tetap ada di tangan Puan. Maka itu, Hendawan menilai, secara objektif, hasil kerja menteri-menteri di bawah Puan yang sangat terlihat.
Kemudian lanjut dia, Puan memiliki modal sosial yang tinggi karena Puan adalah simbol dukungan dari partai yang mengusung Jokowi.
"Iyalah. Modal sosial ini yang besar itu kita tak bisa menutup mata. Komunikasi Puan ini begitu baik karena sudah menjadi ketua fraksi dan berinteraksi dengan DPR," ucap Hendrawan.
Dengan alasan-alasan tersebut kata dia, Puan sangat memadai di posisi itu. Meski Hendrawan tak mengeleak jika alasan paling menonjok Jokowi tak me-reshuffle Puan lantaran memiliki modal sosial yang besar.
"Ya, tapi ini tidak bisa dipisah-pisahkan. Masa ada pertimbangan yang disekat-sekat gitu, harus komprehensif," pungkasnya.
Pilihan:
Setelah Dicopot, Mereka Tak Diundang Acara Pelantikan
Kekuatan Marinir Indonesia Masuk Tiga Besar di Dunia
(maf)