Mudik Lebaran, Bangunan Liar Dibongkar

Kamis, 09 Juli 2015 - 09:58 WIB
Mudik Lebaran, Bangunan...
Mudik Lebaran, Bangunan Liar Dibongkar
A A A
JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta akan membongkar bangunan liar yang berdiri di atas lokasi tanah negara saat musim mudik Lebaran.

Para penghuni bangunan liar tersebut akan diusir pulang ke kampung halamannya. Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengatakan, seperti tahuntahun sebelumnya, pada musim mudik perayaan hari Lebaran, biasanya Ibu Kota sepi. Dia meminta lurah, camat, dan wali kota bekerja ekstra memanfaatkan momentum tersebut salah satunya membongkar bangunan liar yang berdiri di atas tanah negara.

Sebagai ibu kota negara, Jakarta terbuka bagi pendatang yang akan mengadu nasib. Dia bahkan akan memberikan kartu tanda penduduk (KTP) DKI Jakarta kepada pendatang tersebut. Namun, mereka harus memiliki tujuan jelas dan bukan malah menjadi beban kota misalnya menjadi pengemis. Menurutnya, pengemis di Jakarta itu bukan mencari uang untuk makan.

Saat diberi makan di panti, mereka rata-rata tidak mau. Rupanya setelah ditelusuri, mereka mengemis buat bikin rumah di kampung halaman. ”Mereka sengaja tinggal di gerobak, di bantaran kali dan itu harus segera dihentikan. Itu yang membuat urbanisasi gampang di Jakarta,” katanya saat Apel Siaga Pengendalian Arus Mudik Balik Idul Fitri di Taman IRTI Monas, Jakarta Pusat, kemarin.

Mantan Bupati Belitung Timur juga memerintahkan semua lurah, camat, wali kota, dan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) lainnya aktif mengawasi wilayah dengan memanfaatkan sistem Android atau iOS untuk masuk aplikasi smart city . Bagi yang tidak aktif membuat laporan, mereka diancamkan akan distafkan seusai Lebaran.

Anggota DPRD DKI Jakarta M Sanusi meminta Ahok berkomitmen dalam suatu kebijakan. Dia berharap Pemprov DKI Jakarta menunggu pembangunan rumah susun (rusun) selesai sebelum menggusur bangunan liar di atas tanah negara.

”Yang pertama kali mengatakan bukan penggusuran, tapi pemindahan itu kan pemprov. Nah, kalau rusunya tidak ada dan malah mengambil kesempatan mudik ini, namanya penggusuran,” tutur politisi Partai Gerindra ini.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Tito Karnavian menyatakan kesiapannya membantu Pemprov DKI Jakarta mengamankan wilayah selama Lebaran dengan menerjunkan 6.642 personel. Ribuan personel tersebut akan bertugas mengamankan wilayah hingga pendataan penduduk saat arus balik nanti.

Bima setiyadi
(ftr)
Berita Terkait
Usung Slogan Jakarta...
Usung Slogan Jakarta Baru, Ridwan Kamil: Jakarta Butuh Imajinasi Baru
Aturan Baru Masuk Jakarta
Aturan Baru Masuk Jakarta
Mengantar Jakarta Memasuki...
Mengantar Jakarta Memasuki Normal Baru
Pramono akan Sulap Pasar...
Pramono akan Sulap Pasar Baru Jakpus Jadi Hub Baru seperti Blok M
Ridwan Kamil-Suswono...
Ridwan Kamil-Suswono Janji Bawa Jakarta Baru, Jakarta Maju
Megahnya Jakarta International...
Megahnya Jakarta International Stadium, Ikon Baru Spirit Olahraga Jakarta
Berita Terkini
Copot Kepala BGN, Prabowo...
Copot Kepala BGN, Prabowo Ingin Perkuat Akselerasi Program MBG
Kapolri Tunjuk 6 Kombes...
Kapolri Tunjuk 6 Kombes Pol Jabat Dirreskrimsus dan Dirreskrimum, Ini Daftarnya
Nanik S Deyang Diangkat...
Nanik S Deyang Diangkat sebagai Kepala BGN Gantikan Dadan Hindayana, Dasco: Pilihan yang Tepat
Trimedya Panjaitan Sebut...
Trimedya Panjaitan Sebut RUU HPI Sejalan dengan Semangat Prabowo Perkuat Posisi Hukum Indonesia
Kepala BGN Diganti,...
Kepala BGN Diganti, Istana Pastikan Program MBG Tidak Terganggu
Pemeriksaan Lanjutan...
Pemeriksaan Lanjutan Kasus Kuota Haji, Pengacara Gus Yaqut Sebut Tak Ada Konfirmasi Aliran Dana
Infografis
Jadwal One Way, Contra...
Jadwal One Way, Contra Flow, dan Ganjil-Genap Mudik Lebaran 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved