Ketua DPD Tak Setuju Alutsista TNI Harus Semua Baru

Selasa, 07 Juli 2015 - 04:59 WIB
Ketua DPD Tak Setuju...
Ketua DPD Tak Setuju Alutsista TNI Harus Semua Baru
A A A
BANDUNG - Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Irman Gusman tidak setuju dengan anggapan alat utama sistem persenjataan (alutsista) TNI harus baru.

Menurutnya, insiden kecelakaan pesawat Hercules C-130 bukan jadi patokan bahwa alutsista milik Indonesia seluruhnya harus diganti.

"Sesungguhnya menurut saya alutsista seperti di Amerika sendiri negara pembuatnya juga masih menggunakan itu. Dalam beberapa tahun itu tidak berarti menunjukkan lifetime-nya selesai. Enggak bisa begitu," kata Irman di Bandung, Senin 6 Juli 2015 malam.

Diakui Irman, yang terpenting dari alutsista itu adalah perawatan dan kemampuan sumber daya manusia (SDM) yang ada di belakangnya. Sehingga alutsista tidak melulu harus diganti baru saat ada salah satu kasus negatif.

"Jadi jangan mengatakan seolah-olah harus baru. Itu bagusnya. Tapi kalau kita anggarannya terbatas, ya dihitung-hitung," ungkapnya.

Idealnya alutsista Indonesia memang diganti dengan alutsista baru. Tapi dengan kemampuan anggaran terbatas, menggunakan alutsisa yang ada atau membeli alutsista bekas jadi solusi nyata. Itu pun dengan pembelian dan perawatan selektif.

"Mau yang bagus tapi uangnya kurang. Kalau yang baru misalnya harganya 100, kalau yang bekas harganya 60 tapi bisa dicicil, itu kan enggak apa-apa sambil kita menunggu kapan keuangan kita sudah agak baik sehingga kalau kita bisa beli baru kenapa beli bekas," jelas Irman.

Dengan kondisi saat ini, Irman menegaskan, perlunya perawatan yang baik untuk alutsista yang ada. Ia beralasan, peralatan baru belum tentu sesuai harapan.

Dia mencontohkan ada beberapa pesawat baru milik salah satu maskapai penerbangan komersial yang mengalami kecelakaan. Padahal pesawat yang digunakan adalah pesawat baru.

"Baru pun belum tentu menjamin tidak akan terjadi apakah itu musibah dan lain sebagainya. Yang paling penting semua (kemampuan) SDM dibelakang peralatan itu, iya kan," pungkas Irman.

Pilihan:

Ini Daftar Salah Teken Presiden Jokowi
(maf)
Berita Terkait
Panglima TNI Tinjau...
Panglima TNI Tinjau dan Uji Senjata Produk PT. Pindad
Enam Rafale dan A-400M...
Enam Rafale dan A-400M Resmi Perkuat Alutsista TNI
Menyiapkan Drone untuk...
Menyiapkan Drone untuk Kekuatan Masa Depan TNI
Antusiasme Warga di...
Antusiasme Warga di Pameran Alutsista Peringatan HUT ke-79 TNI
Amankan KTT ASEAN, TNI-Polri...
Amankan KTT ASEAN, TNI-Polri Siagakan Alutsista
Mampukah N219 Amphibious...
Mampukah N219 Amphibious Sukses di Pasaran?
Berita Terkini
Istana Terima Tuntutan...
Istana Terima Tuntutan BEM SI Jateng Soal Kuatkan Rupiah, tapi...
TAUD Khawatir Barang...
TAUD Khawatir Barang Bukti Kasus Andrie Yunus Dimusnahkan PN Militer
Chatib Basri di Ajang...
Chatib Basri di Ajang Perang Ideologi Ekonomi
TAUD Ajukan Penghentian...
TAUD Ajukan Penghentian Sidang Kasus Andrie Yunus ke Pengadilan Militer Jakarta
Milad ke-24, BSMI Komitmen...
Milad ke-24, BSMI Komitmen Kokohkan Pelayanan Kemanusiaan Bagi Indonesia dan Dunia
Mensesneg Tegaskan Belum...
Mensesneg Tegaskan Belum Ada Rencana Reshuffle Kabinet
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved