Larang Sahur on the Road, Wali Kota Bogor Diprotes

Senin, 06 Juli 2015 - 10:45 WIB
Larang Sahur on the...
Larang Sahur on the Road, Wali Kota Bogor Diprotes
A A A
BOGOR - Kebijakan Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto yang melarang masyarakat memberi makan sahur kepada kaum duafa di jalanan atau dikenal sahur on the road (SOTR) menuai reaksi keras dari sejumlah kalangan.

Pasalnya, sikap wali kota tidak mencerminkan jiwa sosial dan saling membantu antarsesama, khususnya bagi mereka yang kurang mampu. Kebijakan tersebut ditentang kalangan ulama dan santri sejumlah pondok pesantren di Kota Bogor. Ratusan santri memadati depan pintu gerbang Balai Kota Bogor di Jalan Djuanda, pukul 03.00 WIB, Minggu (5/7).

Sambil memainkan gas kendaraan dan membunyikan klakson, mereka meminta Bima Arya mengklarifikasi maksud dari larangan tersebut. Bima yang saat itu selesai melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke salah satu tempat hiburan malam, langsung didatangi para pimpinan pondok pesantren. Untuk menghindari hal yang tak diinginkan, saat itu juga Bima mengakomodasi mereka dan menyambut perwakilan pimpinan santri dengan menggelar pertemuan tertutup.

Mereka membicarakan pelarangan SOTR yang menurut para santri tidaktepat. Sekitar20 menit, akhirnya Bima dan pimpinan santri keluar ruangan. ”Dalam pertemuan tadi, kita mempertanyakan pelarangan tersebut. Saya tegaskanSOTR ini bagian dari ibadah. Kita berbagi antarsesama di bulan Ramadan ini dengan sasaran yang tepat dan tertib berlalu lintas,” kata Mahdi bin Hamzah Assegaf, salah seorang pimpinan santri.

Menanggapi itu, Bima mengatakan tidak melarang siapa pun untuk beribadah, yang penting dilakukan dengan cara tertib dan tepat sasaran. Dia juga mengimbau para santri tidak membawa anak di bawah umur dalam mengikuti kegiatan SOTR.

Pasalnya, banyak dari rombongan santri yang melakukan SOTR masih di bawah umur dan tidak menggunakan helm. ”Kita tampilkan wajah Islam yang ramah dan samasama perangi maksiat di Kota Bogor,” ucapnya.

Haryudi
(ftr)
Berita Terkait
Usung Slogan Jakarta...
Usung Slogan Jakarta Baru, Ridwan Kamil: Jakarta Butuh Imajinasi Baru
Aturan Baru Masuk Jakarta
Aturan Baru Masuk Jakarta
Mengantar Jakarta Memasuki...
Mengantar Jakarta Memasuki Normal Baru
Pramono akan Sulap Pasar...
Pramono akan Sulap Pasar Baru Jakpus Jadi Hub Baru seperti Blok M
Ridwan Kamil-Suswono...
Ridwan Kamil-Suswono Janji Bawa Jakarta Baru, Jakarta Maju
Megahnya Jakarta International...
Megahnya Jakarta International Stadium, Ikon Baru Spirit Olahraga Jakarta
Berita Terkini
Cerita Prabowo tentang...
Cerita Prabowo tentang 2 Angka Keberuntungan di Hidupnya: 8 dan 13 Selalu Muncul
Pesantren dan AI, Cucun...
Pesantren dan AI, Cucun Tekankan Pentingnya Etika serta Nilai Keagamaan dalam Teknologi
Partai Perindo Minta...
Partai Perindo Minta Presiden Prabowo Perkuat Demokrasi melalui Revisi UU Pemilu
Pengamat: Seskab Teddy...
Pengamat: Seskab Teddy Punya Kapasitas untuk Dipercaya Presiden Prabowo
Seleksi Hakim Agung...
Seleksi Hakim Agung 2026 Berlanjut, 36 Kandidat Jalani Penelusuran Rekam Jejak
Roy Suryo Sentil Rismon...
Roy Suryo Sentil Rismon Sianipar yang Ungkit Lagi Kasus Panci: Perkara Sudah Inkrah
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved