Fatwa Jihad ISIS Tak Sesuai Nilai-Nilai Islam

Sabtu, 04 Juli 2015 - 12:21 WIB
Fatwa Jihad ISIS Tak...
Fatwa Jihad ISIS Tak Sesuai Nilai-Nilai Islam
A A A
JAKARTA - Fatwa jihad pada Ramadan oleh kelompok militan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) dinilai sebagai jihad yang salah dan tidak sesuai nilai-nilai Islam.

Jihad ISIS penuh kekerasan dan kebrutalan, padahal Islam adalah agama yang ramah, rahmatan fil alamin (penuh kasih bagi sekalian alam), bukan agama kekerasan. ”Fatwa jihad ISIS tidak sesuai dengan nilai-nilai Islam. Nilai agama seharusnya mengacu pada nilai yang penuh kasih, toleran dan transformatif.

ISIS mengajarkan kebencian dan kekerasan atas nama agama,” ujar KH Maman Imanulhaq, anggota Komisi VIII DPR, di Jakarta kemarin. Maman mengatakan bahwa jihad ala ISIS itu mempunyai perspektif yang sempit, antiperbedaan, bahkan antidialog. Tidak sesuai dengan akidah Islam itu sebagai agama yang damai dan penuh berkah.

Artinya, dari sisi apa pun tindakan ISIS adalah propaganda negatif yang hanya akan menimbulkan keresahan. ”Fatwa semacam itu sangat bahaya bagi masa depan kemanusiaan. Tidak hanya di Indonesia, tetapi di seluruh muka bumi ini,” kata Maman. Kendati demikian, Maman meminta segenap pihak seperti kepolisian,

Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), dan seluruh masyarakat Indonesia tetap dan terus mewaspadai adanya fatwa jihad ISIS selama Ramadan. Meski ISIS sendiri tidak berada di Indonesia, terbukti sudah cukup banyak warga negara Indonesia (WNI) yang termakan bujuk rayu untuk bergabung dengan ISIS di Suriah.

Sebelumnya, Kapolda Metro Jaya Irjen (Pol) Tito Karnavian mengungkapkan adanya fatwa jihad ISIS. Menurut Kapolda, fatwa itu diungkapkan oleh juru bicara ISIS, Abu Muhamad Adnani pada 23 Juni, meneruskan pesan dari amir - nya, Abu Umar Al-Bhagdadi. Atas dasar itu, jajaran kepolisian telah memantau dan memetakan peta ISIS di kawasan Jabodetabek, serta siap melakukan tindakan tegas kepada siapa pun yang akan melakukan kegiatan ISIS itu.

akmal /alfian
(bbg)
Berita Terkait
Maria Lumowa Berhasil...
Maria Lumowa Berhasil Diekstradisi ke Indonesia, Simak Kronologis Lengkapnya
Gagal Lolos PPDB, Siswi...
Gagal Lolos PPDB, Siswi Berprestasi Peraih 700 Penghargaan Putus Sekolah
Paskah Nasional 2022...
Paskah Nasional 2022 Wujud Pemulihan Ekonomi Nasional
Hari Pelanggan Nasional...
Hari Pelanggan Nasional 2020
Libur Panjang Kenaikan...
Libur Panjang Kenaikan Isa Almasih, Ribuan Penumpang Padati Stasiun Lempuyangan Yogyakarta
BSSN Gelar Simposium...
BSSN Gelar Simposium Nasional Wujudkan Keamanan Siber Nasional
Berita Terkini
Di Rakernas APEKSI,...
Di Rakernas APEKSI, Menko AHY: Wali Kota Adalah Duta Terbaik untuk Tarik Investasi dan Layani Rakyat Perkotaan
KPK Tahan Tersangka...
KPK Tahan Tersangka Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim
1 Abad Kelahiran Rahmi...
1 Abad Kelahiran Rahmi Hatta Momen Refleksi Nilai Keteladanan bagi Generasi Muda
Menhut Raja Juli Bakal...
Menhut Raja Juli Bakal Kooperatif soal Pengusutan Kasus Bupati Kuansing
Presiden Lukashenko...
Presiden Lukashenko Sebut Indonesia Mitra Penting Belarus di Asia Tenggara
Kembangkan Kompetensi...
Kembangkan Kompetensi di Era Digital, UI Publishing Terbitkan Buku Digital Social Work untuk Afrika-Asia
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved