Klawing Motif Tulisan Arab Dibanderol Rp65 Juta

Senin, 29 Juni 2015 - 11:03 WIB
Klawing Motif Tulisan...
Klawing Motif Tulisan Arab Dibanderol Rp65 Juta
A A A
KAJEN - Sensasi dan daya tarik batu akik di Tanah Air belum pudar. Nyatanya antusiasme masyarakat pada pameran akik di International Batik Center (IBC) Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, begitu tinggi.

Salah satu batu akik yang menyedot perhatian pengunjung adalah batu akik jenis klawing bermotif tulisan Arab. Menurut pedagang akik Heri Warsito, motif batu khas Kabupaten Purbalingga tersebut bertuliskan Muhammad dan Habibah. ”Batu klawing itu motifnya tulisan Arab gundul. Setelah saya tanyakan ke teman, katanya bertulisan Muhammad dan Habibah,” kata Heri, pemilik lapak pada stan Purbalingga.

Heri mengaku tidak sengaja menemukan batu klawing bermotif tulisan arab tersebut. Setelah dipotong, batu sempat lama didiamkannya. ”Bahkan sampai saya biarkan berbulanbulan. Saat akan saya olah, baru ketahuan ternyata ada motifnya,” ujarnya.

Dia garap batu itu dengan hati-hati. Jika diolah sembarangan dia khawatir akan rusak motifnya. ”Saya potong hatihati sambil terus bersalawat dan membaca Al-Fatihah. Alhamdulillah sampai saat pengampelasan tidak ada masalah, aman sampai bersih dan mengilap,” tuturnya.

Pada pameran tersebut Heri melego akik andalannya itu tidak murah. Keduanya ditawarkannya hingga puluhan juta. ”Batu yang bertulisan Muhammad saya tawarkan Rp45 juta. Sedang yang bertulisan habibah Rp65 juta, sebab ukurannya lebih besar,” paparnya.

Tak mau ketinggalan batu akik pancawarna khas Garut, Jawa Barat. Pemilik lapak mengklaim batu tersebut merupakan salah satu batu yang dijadikan suvenir dalam gelaran internasional Konferensi Asia Afrika (KAA) di Bandung beberapa waktu lalu. ”Harga bervariasi, dari Rp750.000 sampai Rp15 juta. Yang sudah tembus jika disenter, otomatis lebih mahal,” kata Rizky, pedagang akik asal Garut itu.

Tak hanya dua batu itu, hampir seluruh jenis batu dipajang pada pameran tersebut. Seperti ada black opal, bacan, hingga fosil. Harganya mulai dari yang terjangkau ratusan ribu hingga puluhan juta. Sementara Ketua Panitia Sutrisno mengatakan, pameran Pasar Batu Akik Nusantara tersebut digelar mulai 15 Juni hingga 15 Juli. Sedangkan jumlah peserta pameran mencapai 42 pedagang dari seluruh Indonesia.

”Namun, yang sudah pesan tempat ada 65 pedagang, sebagian lainnya masih ikut pameran di Surabaya dan Malang. Jadi, sepekan ke depan jenis batunya lebih lengkap. Rencananya pasar akik ini akan kami permanenkan,” ujarnya.

Prahayuda febrianto
(ftr)
Berita Terkait
5 Hidangan Maknyus Khas...
5 Hidangan Maknyus Khas Nusantara
Teh Pucuk Harum X BAKUL...
Teh Pucuk Harum X BAKUL Sarinah Hadirkan Kuliner Nusantara di Stasiun KCIC
Presiden Jokowi Buka...
Presiden Jokowi Buka Nusantara TNI Fun Run di IKN Nusantara
10 Konglomerat Indonesia...
10 Konglomerat Indonesia Siap Investasi di IKN Nusantara
Kisah Inspiratif, Nenek...
Kisah Inspiratif, Nenek Usia 100 Tahun Sembuh dari COVID-19
8 Mobil Travel Gelap...
8 Mobil Travel Gelap dari Riau Gagal Masuk Sumbar
Berita Terkini
Cerita Prabowo tentang...
Cerita Prabowo tentang 2 Angka Keberuntungan di Hidupnya: 8 dan 13 Selalu Muncul
Pesantren dan AI, Cucun...
Pesantren dan AI, Cucun Tekankan Pentingnya Etika serta Nilai Keagamaan dalam Teknologi
Partai Perindo Minta...
Partai Perindo Minta Presiden Prabowo Perkuat Demokrasi melalui Revisi UU Pemilu
Pengamat: Seskab Teddy...
Pengamat: Seskab Teddy Punya Kapasitas untuk Dipercaya Presiden Prabowo
Seleksi Hakim Agung...
Seleksi Hakim Agung 2026 Berlanjut, 36 Kandidat Jalani Penelusuran Rekam Jejak
Roy Suryo Sentil Rismon...
Roy Suryo Sentil Rismon Sianipar yang Ungkit Lagi Kasus Panci: Perkara Sudah Inkrah
Infografis
Head to Head Timnas...
Head to Head Timnas Indonesia vs Arab Saudi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved