DPR Minta Penjelasan KPU Soal Audit BPK

Senin, 22 Juni 2015 - 13:22 WIB
DPR Minta Penjelasan...
DPR Minta Penjelasan KPU Soal Audit BPK
A A A
JAKARTA - Komisi II DPR melakukan rapat kerja dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Rapat ini mengagendakan tidak lanjut hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan terhadap KPU dan Bawaslu.

‪"Ingin menyampaikan sejauh mana tindak lanjut KPU terhadap audit BPK," ujar Ketua Komisi II DPR Rambe Kamarulzaman di Gedung DPR, Senayan Jakarta, Senin (22/6/2015).

Rambe mengungkapkan, audit BPK terhadap KPU baru mencapai 34 % yang meliputi dari pusat hingga daerah.

Menurut dia, audit tersebut belum sampai 100 % tapi sudah menemukan indikasi kerugian negara sebesar Rp334 miliar. "BPK baru melakukan audit hanya 34 % dari KPU pusat hingga daerah tapi sudah menemukan masalah sebesar ini," katanya.

Oleh karena itu, kata dia, Komisi II ingin meminta klarifikasi terhadap pernyataan sejumlah komisioner KPU terkait temuan tersebut. Klarifikasi itu menyikapi adanya perbedaan pendapat dalam menyikapi temuan itu.

"Kemarin Arief Budiman (Komisioner KPK) bilang sudah 80% yang ditindaklanjuti, lalu ada yang bilang 75% sudah ditindaklanjuti. Jadi yang mana yang benar? Kalau pun benar sudah, artinya masih 25% yang belum ditindaklanjuti dan itu jumlahnya cukup besar," tutur Rambe.

‪BPK telah melakukan audit keuangan KPU tahun 2013-2014. Dalam auditnya, BPK menemukan adanya indikasi kerugian keuangan negara sebesar Rp334 miliar di dalam hasil pemeriksaan dengan tujuan tertentu atas pelaksanaan anggaran pemilu.‬


PILIHAN :


BPK Temukan Penyimpangan KPU Rp334 Miliar
(dam)
Berita Terkait
687 Bakal Pasangan Calon...
687 Bakal Pasangan Calon Diterima Pendaftarannya di Pilkada 2020
KPU Ungkap Data Terbaru,...
KPU Ungkap Data Terbaru, 1,7 Juta Pemilih Belum Rekap E-KTP di Pilkada
Luncurkan Tahapan Pemilu...
Luncurkan Tahapan Pemilu 2024, KPU Minta Semua Pihak Bantu Sukseskan Pemilu
Usai Bertemu Kabareskrim,...
Usai Bertemu Kabareskrim, KPU Tegaskan Distribusi Logistik Pilkada Aman
Unik, Bakal Calon Bupati...
Unik, Bakal Calon Bupati Ini Daftar ke KPU dengan Berlari
Dari 28 Provinsi Terdapat...
Dari 28 Provinsi Terdapat Pasangan Calon Tunggal, Tahapan Selanjutnya Ditunda
Berita Terkini
Dukung Naniek S Deyang...
Dukung Naniek S Deyang Pimpin BGN, Arus Bawah Prabowo Minta Program MBG Dibenahi
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Silmy Karim Jadi Tersangka...
Silmy Karim Jadi Tersangka KPK, Mensesneg: Kita Perang Melawan Korupsi
Pertama Dalam Sejarah,...
Pertama Dalam Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan Jadi Kepala KUA
Tak Kaget Dadan dan...
Tak Kaget Dadan dan Silmy Terjerat Kasus Korupsi, Noel: Juni-Juli Banyak Pejabat Ditangkap KPK
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved