Kasus Dahlan Iskan, Kejati DKI Usut 13 Gardu Induk

Selasa, 16 Juni 2015 - 18:34 WIB
Kasus Dahlan Iskan,...
Kasus Dahlan Iskan, Kejati DKI Usut 13 Gardu Induk
A A A
JAKARTA - Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta sedang mengusut 13 gardu yang terbengkalai dalam kasus dugaan korupsi proyek pembangunan gardu induk wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara tahun 2011-2013.

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejati DKI Jakarta Waluyo mengatakan, pihaknya juga mengusut potensi kerugian negara yang ditimbulkan dalam kasus tersebut.

"Dari 13 itu, dua gardu yang ada di Jati Luhur dan Jati Rangon saja kerugiannya Rp33 miliar. Jadi yang 11 lainnya kerugian masih dihitung BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan)," ujar Waluyo di Kejati DKI Jakarta, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (16/6/2015).

Dia menjelaskan, penurunan anggaran proyek senilai triliunan itu dikucurkan sebanyak dua termin. "Jadi DI (Dahlan Iskan) itu anggarannya turun pada termin pertama dan setengah dari termin kedua. Termin satu ada lima gardu induk, yang empat sudah berfungsi dan satu belum berfungsi. Sedangkan tiga yang baru tidak dilanjutkan kontrak," jelasnya.

Menurutnya, pengajuan anggaran 13 gardu itu terealisasi atas usulan yang disampaikan mantan Direktur Utama (Dirut) PT PLN (Persero) Dahlan Iskan, kemudian disetujui Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

"Pengajuannya dulu masih Pak Dahlan Iskan, waktu Kemenkeu acc anggaran itu masih jamannya Dahlan Iskan," tukasnya

Dahlan Iskan menjalani pemeriksaan kedua pada Jumat, 5 Juni 2015 lalu. Usai diperiksa, Kejati DKI Jakarta menetapkan Dahlan sebagai tersangka.

Dalam kasus ini Dahlan Iskan ditetapkan tersangka bertindak sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA). Proyek mencapai Rp1,06 triliun ini diduga menyebabkan kerugian negara sebesar Rp33 miliar.
Dahlan diduga melanggar Pasal 2 dan Pasal 3 Undang-undang (UU) Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Baca: Diperiksa sebagai Tersangka, Dahlan Iskan Mengaku Sehat.
(kur)
Berita Terkait
KPK Tahan Tiga Tersangka...
KPK Tahan Tiga Tersangka Kasus Korupsi PLN Unit Induk Pembangkitan Sumbagsel
Kerjasama KPK-PLN :...
Kerjasama KPK-PLN : Aset Negara Rp960 M Berhasil Diselamatkan
Bahas Program Pencegahan...
Bahas Program Pencegahan Korupsi, Dirut PLN Darmawan Prasodjo Sambangi KPK
Temui Pimpinan KPK,...
Temui Pimpinan KPK, Dirut PLN Bahas Penyelamatan Aset Negara
Bahas Kerjasama Pencegahan...
Bahas Kerjasama Pencegahan Korupsi, Dirut PLN Sambangi KPK
KPK Apresiasi Kolaborasi...
KPK Apresiasi Kolaborasi Pengamanan Aset Negara oleh PLN
Berita Terkini
MUI Soroti Penangkapan...
MUI Soroti Penangkapan Ulama Palestina Sheikh Abdul Karim Raed Miqdad, Pertanyakan Verifikasi Tuduhan Terorisme
Prabowo Tunjuk Asep...
Prabowo Tunjuk Asep Nana Mulyana Jadi Wakil Jaksa Agung, Kuntadi Jabat Jampidsus
Dilantik Prabowo Jadi...
Dilantik Prabowo Jadi Kepala BGN, Sudaryono Lepas Jabatan Wamentan
Profil Sudaryono, Wamentan...
Profil Sudaryono, Wamentan Anak Petani Grobogan yang Jadi Kepala BGN Baru
Breaking News! Wamentan...
Breaking News! Wamentan Sudaryono Jadi Kepala BGN Baru
Kisah Haru Anak Kuli...
Kisah Haru Anak Kuli Bangunan Dilantik Presiden Prabowo Jadi Perwira TNI di Istana
Infografis
3 Kejanggalan Penanganan...
3 Kejanggalan Penanganan Kasus Febrie Adriansyah, KPK Diminta Bertindak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved