Komnas HAM Khawatir Sutiyoso Pakai Cara Rezim Orba

Selasa, 16 Juni 2015 - 16:09 WIB
Komnas HAM Khawatir...
Komnas HAM Khawatir Sutiyoso Pakai Cara Rezim Orba
A A A
JAKARTA - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) khawatir cara-cara Orde Baru (Orba) akan dilakukan Letjen TNI Purnawirawan Sutiyoso ketika menjadi Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) nanti. Maka itu, Sutiyoso harus mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman.

Sebab, penerapan intelijen di masa sekarang berbeda dengan rezim era orba. Hal tersebut karena Sutiyoso dinilai produk rezim Orde Baru (Orba).

"Sutiyoso dia kan tumbuh kembang di Orde Baru. Apakah dia mampu menjaga kedigdayaan sipil?" ujar Komisioner Komnas HAM Natalius Pigai ketika dihubungi Sindonews, Selasa (16/6/2015).

Selain harus mampu menjaga kedigdayaan sipil, Sutiyoso dituntut mampu memutus mata rantai kejahatan negara terhadap rakyat sipil. "Jangan sampai penegakan hukum tajam ke bawah, namun tumpul ke atas," kata Natalius.

Kemudian, Sutiyoso dituntut mampu meminimalisir pelanggaran HAM di berbagai daerah konflik, seperti di Poso maupun di Papua. "Indikasi tumbuh kembang Dwifungsi ABRI itu kita khawatir," tuturnya.

Sekadar informasi, Presiden Jokowi telah mengusulkan nama Ketua umum Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Sutiyoso sebagai calon Kepala BIN ke DPR.

Mantan Gubernur DKI Jakarta dua periode itu diduga terlibat kasus pelanggaran HAM masa lalu. Saat menjabat Pangdam Jaya, Sutiyoso diduga terlibat dalam peristiwa penyerangan Kantor DPP PDI di Jakarta yang sering dikenal dengan peristiwa 27 Juli 1996 atau kasus Kerusuhan 27 Juli (Kudatuli).(ico)

PILIHAN :

Jadi Kepala BIN, Sutiyoso Ditantang Ungkap Kasus Munir


Reaksi Keras Kubu Agung Laksono Terhadap Priyo Budi


Dicap Pengkhianat, Priyo Sindir Leo Nababan Petinggi Golkar
(hyk)
Berita Terkait
Perangi COVID-19, BIN...
Perangi COVID-19, BIN Semprotkan Disinfektan di Jalanan Ibukota
Uji Kelayakan dan Kepatutan...
Uji Kelayakan dan Kepatutan Kepala BIN
BIN Berbagi Sembako...
BIN Berbagi Sembako untuk Warga Terdampak Covid-19
Deputi Intelijen Pengamanan...
Deputi Intelijen Pengamanan Aparatur di BIN Memang Sangat Dibutuhkan
BIN Gelar Vaksinasi...
BIN Gelar Vaksinasi Door to Door untuk Pelajar dan Masyarakat Umum di Gowa
Mantan Wakil Kepala...
Mantan Wakil Kepala BIN Curiga Ada Misi Lain di Balik Penguntitan Habib Rizieq
Berita Terkini
Apresiasi Kejagung Tegas...
Apresiasi Kejagung Tegas Panggil Eks Jampidsus, Sahroni: Bukti Kejaksaan Tidak Main-main!
Program Magang Nasional,...
Program Magang Nasional, Strategi Pemerintah Tekan Angka Pengangguran
Febrie Adriansyah Hadir...
Febrie Adriansyah Hadir Diperiksa Kejagung, Kehadirannya Tak Tertangkap Awak Media
Eksepsi/Perlawanan Dokter...
Eksepsi/Perlawanan Dokter Tifa Dikabulkan Hakim: Bagaimana Nasib Perkara Ijazah Jokowi?
Kejagung Pastikan Proses...
Kejagung Pastikan Proses Etik Febrie Adriansyah Tunggu Perkara Pidana Inkrah
Dari Mimbar ke Layar,...
Dari Mimbar ke Layar, Ketika Algoritma Jadi Guru Agama
Infografis
Uni Eropa Mempertimbangkan...
Uni Eropa Mempertimbangkan Kembali Pakai Gas Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved