Dunia Industri Incar Siswa SMK

Selasa, 16 Juni 2015 - 09:50 WIB
Dunia Industri Incar...
Dunia Industri Incar Siswa SMK
A A A
TANGERANG - Dunia industri kini memburu lulusan SMK untuk bekerja di perusahaannya melalui kompetisi keterampilan siswa tingkat kejuruan.

Para juara lomba ini memang sudah mempunyai keahlian sehingga mereka akan siap kerja. Direktur Pembinaan SMK Ditjen Pendidikan Menengah (Dikmen) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) M Mustaghfirin Amin mengatakan, para perusahaan saat ini mendatangi berbagai lomba untuk mencari pegawai SMK untuk ditempatkan di perusahaannya.

Salah satu kompetensi yang didatangi adalah Lomba Keterampilan Siswa (LKS) SMK. Dia mengatakan biasanya setelah LKS ada saja siswa SMK yang menjadi juara satu yang diburu perusahaan. ”Kami sangat apresiasi dunia industri yang langsung merekrut para juara menjadi karyawan. Mereka tidak mau kecolongan siswa yang sudah jadi,” katanya usai penutupan LKS SMK 2015 di Indonesia Convention Exhibition, BSD City, kemarin.

Mustaghfirin menjelaskan, apa yang dilakukan pemerintah dan pihak sekolah memang menjadikan siswa SMK memiliki keahlian dan siap bekerja. Lewat LKS, jelasnya, kemampuan para siswa dapat terukur. Hal ini yang mendorong dunia industri tegas menentukan pilihannya terhadap siswa SMK. Selain itu, LKS juga sebagai tempat promosi SMK pada dunia industri dan usaha sehingga ketika perusahaan tertarik pada kemampuan anak yang sesuai dengan bidang yang industri butuhkan maka perekrutan pun tidak berlangsung lama.

Direktur Jenderal Dikmen Kemendikbud Achmad Jazidie menjelaskan, SMK kekurangan 18.000 guru produktif untuk berbagai bidang keahlian. Oleh karena itu pihaknya sedang menyusun standar operasional prosedur perekrutan guru produktif SMK dari tenaga ahli berpengalaman. Jazidie menjelaskan, SMK saat ini memerlukan guru bidang nautika sementara lulusan bidang keahlian tersebut pun tidak ada.

Oleh karena itu, pemerintah akan merekrut pelaut yang sudah mempunyai pengalaman lama untuk menjadi dosen. ”Jadi, kita setarakan keahliannya dengan level ekuivalen S-2 (strata 2). Jadi, mereka tidak perlu kuliah lagi tetapi bisa langsung jadi dosen,” jelasnya.

Neneng zubaidah
(ars)
Berita Terkait
Mimbar Demokrasi Melawan...
Mimbar Demokrasi Melawan Politik Dinasti
Luncurkan 2Indo Survei,...
Luncurkan 2Indo Survei, Arfino Koto : 2024 Adalah Eranya Anak Muda
Mimbar Demokrasi Tolak...
Mimbar Demokrasi Tolak Politik Dinasti dan Pelanggaran HAM
Mahasiswa Tolak Politik...
Mahasiswa Tolak Politik Dinasti
#PraxiSurvey Soroti...
#PraxiSurvey Soroti Dilema Pemilu 2024, 42,96 Persen Mahasiswa akan Terima Uang Tanpa Pilih Kandidat
Mimbar Demokrasi Lawan...
Mimbar Demokrasi Lawan Politik Dinasti
Berita Terkini
Breaking News! Kepala...
Breaking News! Kepala BGN Nanik S Deyang Mengundurkan Diri
Refly Harun Soroti Putusan...
Refly Harun Soroti Putusan Hakim Praperadilan Roy Suryo: Hak Menggugat Tak Bisa Dibatasi
Presiden Prabowo Pimpin...
Presiden Prabowo Pimpin Upacara Pelantikan Perwira TNI-Polri di Istana Pagi Ini
Panglima TNI Instruksikan...
Panglima TNI Instruksikan Seluruh Prajurit Bantu Penanganan Sampah Nasional
3 Brigjen Pol Dapat...
3 Brigjen Pol Dapat Penugasan Baru ke Itwasum Polri pada Mutasi Juni 2026, Ini Daftar Namanya
UU PFII Bukti Pemerintah...
UU PFII Bukti Pemerintah Serius Bangun Fondasi Ekonomi Jangka Panjang
Infografis
Jadwal Perempat Final...
Jadwal Perempat Final Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved