Dahlan Iskan Tidak Penuhi Panggilan Kejagung

Rabu, 10 Juni 2015 - 12:27 WIB
Dahlan Iskan Tidak Penuhi...
Dahlan Iskan Tidak Penuhi Panggilan Kejagung
A A A
JAKARTA - Penyidik Kejaksaan Agung batal memeriksa mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan.

Dahlan seharusnya diperiksa sebagai saksi kasus dugaan korupsi pengadaan 16 unit mobil listrik di tiga BUMN senilai Rp32 miliar.

Kepastian batalnya pemeriksaan terhadap Dahlan setelah kuasa hukum Dahlan, Pieter Talaway menyambangi gedung Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung.

Pieter mengatakan, Dahlan tidak dapat memenuhi panggilan jaksa pada hari ini. "Hari ini (Dahlan Iskan) belum bisa datang‎," kata Pieter saat hendak memasuki gedung Bundar Kejagung, Jakarta, Rabu (10/6/2015).

Saat dikonfirmasi alasan Dahlan tidak memenuhi pemeriksaan hari ini, Pieter enggan berkomentar banyak. Dia berjanji akan menjelaskan setelah dirinya bertemu jaksa pada Jampidsus. "Nanti ya, saya masuk dulu," ujar Pieter

Kejagung mensinyalir ada penyimpangan dalam pengadaan mobil listrik. Pengadaan itu mobil itu untuk mendukung kegiatan operasional konferensi APEC tahun 2013 di Bali.

Kendati kasus tersebut sudah naik ke tahap penyidikan, jaksa pada Kejagung belum menetapkan tersangka kasus ini.

Jaksa Agung HM Prasetyo mengakui Dahlan Iskan dipanggil untuk diperiksa sebagai saksi kasus tersebut. "Diminta keterangan sebagai saksi dalam perkara dugaan penyimpangan pengadaan mobil elektrik 2013," ujarnya di Gedung Kejagung, Jalan Sultan Hasanuddin, Jakarta, Rabu (10/6/2015).

Prasetyo menjelaskan, pengadaan mobil listrik tersebut sempat digunakan pada saat pelaksaan APEC 2013. Dia menduga ada penyimpangan dalam pengadaan 16 mobil listrik tersebut sehingga penyidik pada Jampidsus meminta keterangan sejumlah saksi termasuk Dahlan Iskan.

"Kita ingin mendapatkan kejelasan (Dahlan Iskan) soal (pengadaan 16 mobil listrik) ini," ujarnya.
(dam)
Berita Terkait
Peluncuran Mobil Listrik...
Peluncuran Mobil Listrik ALETRA L8 EV pada GJAW 2024
Menhub Saksikan Teknologi...
Menhub Saksikan Teknologi DFSK Gelora E di Bekasi
AION Indonesia Hadirkan...
AION Indonesia Hadirkan Solusi Berkendara Cerdas yang Efisien dan Ramah Lingkungan
1.000 Unit Mobil Listrik...
1.000 Unit Mobil Listrik untuk #PercayaIndonesia Merdeka Polusi
The New Citroën E-C3...
The New Citroën E-C3 All Electric Hadir di Indonesia
Hadir di GIIAS, Sedan...
Hadir di GIIAS, Sedan Listrik AION ES Dibanderol Rp386 Juta
Berita Terkini
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Siap Perjuangkan Kepastian Kerja dan Upah Layak
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang
Usia Pensiun Personel...
Usia Pensiun Personel Polri Tidak Sama, Ini Penjelasan Pemerintah
Perjuangkan Nasib Dokter...
Perjuangkan Nasib Dokter Muda, PDMI Minta Pemerintah Buka Kembali Akses Ujian Kompetensi
OTT di Muara Enim dan...
OTT di Muara Enim dan Jakarta, KPK Sita Uang Ratusan Juta
Buku Laku Spiritual...
Buku Laku Spiritual Pak Harto, Indonesia, dan Kejawen Diluncurkan, Kupas Cara Soeharto Tunjuk Pembantunya
Infografis
Ini 3 Negara Musuh AS...
Ini 3 Negara Musuh AS yang Tidak Terkena Tarif Impor Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved